alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Dilarang Sulut Petasan saat Ramadan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sebaiknya tidak menyulut petasan selama Ramadan hingga Lebaran nanti. Sebab, selain membahayakan diri sendiri, juga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). ‘’Penggunaan kembang api atau petasan telah diatur undang-undang,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono, Minggu (3/4).

Regulasi itu menjelaskan bahwa pembuat, penjual, hingga pengguna wajib mengantongi izin dari kepolisian. Jika tidak, bakal ditindak sesuai aturan yang berlaku. ‘’Kami mengimbau seluruh masyarakat agar jangan terlalu berlebihan menggunakan petasan,’’ ujarnya.

Operasi cipta kondisi (cipkon) bakal terus dilakukan untuk menjamin kamtibmas, khususnya selama bulan suci ini. Termasuk melakukan razia petasan ilegal. ‘’Kami berupaya menciptakan suasana bulan puasa agar tertib dan kondusif,’’ tutur Kapolres.

Baca Juga :  Bangun Dua Halte Madiun Bus on Tour

Sementara, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun Sutoyo mengapresiasi kepolisian dalam menjaga kenyamanan serta ketenteraman ibadah puasa. Dia pun meminta masyarakat tidak terlalu berlebihan merayakan Ramadan atau Lebaran dengan menyalakan petasan.

Sebab, hanya akan membahayakan diri sendiri dan orang lain. Pun, berpotensi mengganggu masyarakat dalam beribadah. ‘’Terima kasih kepada kepolisian, mereka berkomitmen menjaga kamtibmas selama Ramadan hingga Lebaran,’’ ucap Sutoyo. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Sebaiknya tidak menyulut petasan selama Ramadan hingga Lebaran nanti. Sebab, selain membahayakan diri sendiri, juga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). ‘’Penggunaan kembang api atau petasan telah diatur undang-undang,’’ kata Kapolres Madiun Kota AKBP Suryono, Minggu (3/4).

Regulasi itu menjelaskan bahwa pembuat, penjual, hingga pengguna wajib mengantongi izin dari kepolisian. Jika tidak, bakal ditindak sesuai aturan yang berlaku. ‘’Kami mengimbau seluruh masyarakat agar jangan terlalu berlebihan menggunakan petasan,’’ ujarnya.

Operasi cipta kondisi (cipkon) bakal terus dilakukan untuk menjamin kamtibmas, khususnya selama bulan suci ini. Termasuk melakukan razia petasan ilegal. ‘’Kami berupaya menciptakan suasana bulan puasa agar tertib dan kondusif,’’ tutur Kapolres.

Baca Juga :  Bertugas di Kota Madiun, AKBP Suryono Usung Sikap SEHAT

Sementara, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Madiun Sutoyo mengapresiasi kepolisian dalam menjaga kenyamanan serta ketenteraman ibadah puasa. Dia pun meminta masyarakat tidak terlalu berlebihan merayakan Ramadan atau Lebaran dengan menyalakan petasan.

Sebab, hanya akan membahayakan diri sendiri dan orang lain. Pun, berpotensi mengganggu masyarakat dalam beribadah. ‘’Terima kasih kepada kepolisian, mereka berkomitmen menjaga kamtibmas selama Ramadan hingga Lebaran,’’ ucap Sutoyo. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/