alexametrics
31.2 C
Madiun
Tuesday, July 5, 2022

Sekolah Tangguh Dibentengi Tim Sterilisasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Protokol kesehatan bukan kata mutiara penenang di masa korona. Rintisan sekolah tangguh harus benar-benar ampuh dalam memberikan rasa aman dan keselamatan bagi seluruh warga sekolah.

Sampai kini, setiap satuan pendidikan terus mempersiapkan sarana-prasarana penunjang. Mulai dari thermo gun, masker, dan face shield. Pun jarak tempat duduk antarsiswa minimal 1-1,5 meter.

Di SMPN 14 Kota Madiun, persiapan menerapkan new normal pendidikan itu mulai dilakukan Kamis (2/7). Beberapa guru menata jarak bangku agar tidak terlalu berdekatan. ‘’Sesuai instruksi dindik (dinas pendidikan, Red), saat ini kami mulai lakukan persiapan,’’ kata Kepala SMPN 14 Kota Madiun Endah Kartikowati.

Dindik juga menginstruksikan sekolah membentuk tim sterilisasi yang terdiri tiga guru, dua staf TU, dan satu siswa. Tim ini nantinya tergabung dalam Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Tangkal Corona Virus agar Warga Sehat (Pendekar Waras) yang dibentuk Pemkot Madiun. ‘’Tim sterilisasi ini akan diberi seragam khusus,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kejagung Bekuk DPO Koruptor DBHCHT Kabupaten Madiun

Tim sterilisasi tak hanya mengawasi siswa dalam menjalankan protokol kesehatan saat pembelajaran tatap muka telah dibuka kembali. Mereka juga mengawasi seluruh aktivitas warga sekolah. ‘’Kami juga menyiapkan tiga petugas khusus menyemprotkan cairan disinfektan sebelum dan sesudah pembelajaran,’’ ungkapnya.

Sekretaris Dindik Kota Madiun Sri Marhaendra Datta mengatakan, rintisan sekolah tangguh diharapkan memberi rasa aman bagi seluruh warga sekolah. Meski untuk memulai pembelajaran tatap muka, pemkot masih menantikan instruksi dari pemerintah pusat. ‘’Intinya seluruh protokol kesehatan bakal diterapkan secara disiplin di setiap sekolah,’’ kata Marhaendra. (kid/c1/fin)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Protokol kesehatan bukan kata mutiara penenang di masa korona. Rintisan sekolah tangguh harus benar-benar ampuh dalam memberikan rasa aman dan keselamatan bagi seluruh warga sekolah.

Sampai kini, setiap satuan pendidikan terus mempersiapkan sarana-prasarana penunjang. Mulai dari thermo gun, masker, dan face shield. Pun jarak tempat duduk antarsiswa minimal 1-1,5 meter.

Di SMPN 14 Kota Madiun, persiapan menerapkan new normal pendidikan itu mulai dilakukan Kamis (2/7). Beberapa guru menata jarak bangku agar tidak terlalu berdekatan. ‘’Sesuai instruksi dindik (dinas pendidikan, Red), saat ini kami mulai lakukan persiapan,’’ kata Kepala SMPN 14 Kota Madiun Endah Kartikowati.

Dindik juga menginstruksikan sekolah membentuk tim sterilisasi yang terdiri tiga guru, dua staf TU, dan satu siswa. Tim ini nantinya tergabung dalam Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Tangkal Corona Virus agar Warga Sehat (Pendekar Waras) yang dibentuk Pemkot Madiun. ‘’Tim sterilisasi ini akan diberi seragam khusus,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Omzet Pedagang Malam Anjlok

Tim sterilisasi tak hanya mengawasi siswa dalam menjalankan protokol kesehatan saat pembelajaran tatap muka telah dibuka kembali. Mereka juga mengawasi seluruh aktivitas warga sekolah. ‘’Kami juga menyiapkan tiga petugas khusus menyemprotkan cairan disinfektan sebelum dan sesudah pembelajaran,’’ ungkapnya.

Sekretaris Dindik Kota Madiun Sri Marhaendra Datta mengatakan, rintisan sekolah tangguh diharapkan memberi rasa aman bagi seluruh warga sekolah. Meski untuk memulai pembelajaran tatap muka, pemkot masih menantikan instruksi dari pemerintah pusat. ‘’Intinya seluruh protokol kesehatan bakal diterapkan secara disiplin di setiap sekolah,’’ kata Marhaendra. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/