alexametrics
31 C
Madiun
Tuesday, May 24, 2022

Tangani Pasien Covid-19, RSUD Sogaten Sulap Bangsal Jadi Ruang Isolasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – RSUD Kota Madiun (Sogaten) harus kejar tayang menyulap bangsal reguler jadi ruang isolasi. Sebab, Senin depan (5/7), atau dua hari lagi, bangsal Anggrek yang semula untuk pasien bedah bakal menampung pasien Covid-19. Itu lantaran pasien terus berdatangan hingga harus mengantre di IGD karena ruang isolasi penuh.

Plt Direktur RSUD Kota Madiun Agus Nurwahyudi menyebut, bangsal tambahan itu berkapasitas 23 tempat tidur (TT). Saat ini sudah ada 41 TT, di bangsal Dahlia 20 TT dan bangsal Mawar 21 TT. Ruang isolasi itu telah terisi 100 persen. ‘’Kami lembur Sabtu-Minggu untuk persiapan,’’ kata Agus, Sabtu (3/7).

Baca Juga :  Istri yang Cekatan

Agus menyebut bahwa persiapan terbilang mepet. Mengingat bangsal harus didesain menjadi ruang bertekanan negatif. Termasuk memasang exhaust hingga alat ukur tekanan di setiap ruangan. Pun memastikan saluran oksigen berfungsi baik untuk memenuhi kebutuhan pasien. ‘’Insya Allah Senin nanti bisa ditempati,’’ ucapnya.

Untuk sementara, bangsal bedah digeser ke paviliun Wijaya Kusuma. Sebelumnya untuk ruang isolasi yang kini dipindah ke bangsal Mawar. Pihaknya memastikan pelayanan tetap optimal. ‘’Semboyan kami, meski nakes lelah tapi tidak menyerah,’’ ungkapnya. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – RSUD Kota Madiun (Sogaten) harus kejar tayang menyulap bangsal reguler jadi ruang isolasi. Sebab, Senin depan (5/7), atau dua hari lagi, bangsal Anggrek yang semula untuk pasien bedah bakal menampung pasien Covid-19. Itu lantaran pasien terus berdatangan hingga harus mengantre di IGD karena ruang isolasi penuh.

Plt Direktur RSUD Kota Madiun Agus Nurwahyudi menyebut, bangsal tambahan itu berkapasitas 23 tempat tidur (TT). Saat ini sudah ada 41 TT, di bangsal Dahlia 20 TT dan bangsal Mawar 21 TT. Ruang isolasi itu telah terisi 100 persen. ‘’Kami lembur Sabtu-Minggu untuk persiapan,’’ kata Agus, Sabtu (3/7).

Baca Juga :  Hindari Genangan Air, Tewas Tertabrak Mobil

Agus menyebut bahwa persiapan terbilang mepet. Mengingat bangsal harus didesain menjadi ruang bertekanan negatif. Termasuk memasang exhaust hingga alat ukur tekanan di setiap ruangan. Pun memastikan saluran oksigen berfungsi baik untuk memenuhi kebutuhan pasien. ‘’Insya Allah Senin nanti bisa ditempati,’’ ucapnya.

Untuk sementara, bangsal bedah digeser ke paviliun Wijaya Kusuma. Sebelumnya untuk ruang isolasi yang kini dipindah ke bangsal Mawar. Pihaknya memastikan pelayanan tetap optimal. ‘’Semboyan kami, meski nakes lelah tapi tidak menyerah,’’ ungkapnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/