alexametrics
29.2 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Sembilan Sasaran Bansos Keburu Meninggal

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan lansia ngebrok atau dalam aktivitas kesehariannya bergantung orang lain digelontor bantuan sosial (bansos). Lewat stimulus tersebut diharapkan kelompok warga non potensial itu dapat hidup lebih layak.

‘’Sasarannya 180 orang. Bantuan dibagikan dalam dua tahap. Masing-masing lansia mendapatkan Rp 2,5 juta,’’ kata Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Madiun Rita Susanti, Minggu (3/10).

Kendati demikian, lanjut Rita, dalam pelaksanaannya tidak semua sasaran mendapatkan bantuan lantaran telah meninggal dunia. Penyaluran tahap I yang menyasar 155 lansia, misalnya, diketahui tujuh di antaranya sudah meninggal dan seorang lainnya pindah domisili. Sementara, pada tahap II yang masih dalam proses penyaluran, ada dua dari 25 lansia sasaran yang telah meninggal. ‘’Jadi, total yang terealisasi ada 170 orang. Sisanya nanti akan dikembalikan ke kas daerah,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Emil Dardak Terbayang Adiknya Semasa Masih Hidup

Dia menambahkan, salah satu kategori lansia ngebrok yang mendapat bantuan adalah berusia di atas 60 tahun. Mereka didata oleh pihak kelurahan. ‘’Untuk pendistribusiannya kami bekerja sama dengan salah satu bank menggunakan virtual account,’’ ujarnya. (irs/c1/isd)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan lansia ngebrok atau dalam aktivitas kesehariannya bergantung orang lain digelontor bantuan sosial (bansos). Lewat stimulus tersebut diharapkan kelompok warga non potensial itu dapat hidup lebih layak.

‘’Sasarannya 180 orang. Bantuan dibagikan dalam dua tahap. Masing-masing lansia mendapatkan Rp 2,5 juta,’’ kata Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-PPPA) Kota Madiun Rita Susanti, Minggu (3/10).

Kendati demikian, lanjut Rita, dalam pelaksanaannya tidak semua sasaran mendapatkan bantuan lantaran telah meninggal dunia. Penyaluran tahap I yang menyasar 155 lansia, misalnya, diketahui tujuh di antaranya sudah meninggal dan seorang lainnya pindah domisili. Sementara, pada tahap II yang masih dalam proses penyaluran, ada dua dari 25 lansia sasaran yang telah meninggal. ‘’Jadi, total yang terealisasi ada 170 orang. Sisanya nanti akan dikembalikan ke kas daerah,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Kembali Bersatu Usai Pemilu

Dia menambahkan, salah satu kategori lansia ngebrok yang mendapat bantuan adalah berusia di atas 60 tahun. Mereka didata oleh pihak kelurahan. ‘’Untuk pendistribusiannya kami bekerja sama dengan salah satu bank menggunakan virtual account,’’ ujarnya. (irs/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/