alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

Rel KA di Jalan Bogowonto Siap Pakai

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia (KAI) cawe-cawe dalam pengembangan kawasan  Jalan Bogowonto tunai sudah. Yakni, menggali dan mangangkat rel kereta api (KA) bekas jalur Madiun-Ponorogo. ‘’Pekerjaan kami sudah selesai, sementara sebatas itu,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Senin (4/4).

Pun, landasan rel KA jadul sepanjang 120 meter itu telah dicor. Selanjutnya, giliran pekerjaan PT Inka meletakkan lokomotif dan gerbong di atas rel. Sedangkan pemkot melengkapi fasilitas pendukungya. ‘’Koordinasi tiga pihak tetap dilakukan. Jika ada pekerjaan tambahan untuk kami, kami akan turun ke lapangan kembali,’’ ujar Ixfan.

Sesuai desain atau konsep awal, Inka bakal menyediakan lokomotif uap dan satu gerbong very very important person (VVIP) yang dibuat dengan konsep kereta kuno (antik). Lalu, dilengkapi flatcar (gerbong datar) yang dipasang kontainer modifikasi.

Baca Juga :  Reses, Winarko Serap Aspirasi dan Bagi Migor ke Warga

Gerbong flatcar bakal didesain untuk lapak kuliner usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seperti miniresto, kafe, atau lainnya di dalam gerbong kereta. Fasilitas dan pernak-pernik pelengkap juga akan dibangun di kawasan tersebut. ‘’Pekerjaan kereta sepenuhnya ranah Inka,’’ jelasnya.

Menurut informasi yang diterima Ixfan, Pemkot Madiun bakal memoles bangunan-bangunan di kawasan tersebut. Pengecatan ulang disesuaikan tema bangunan kuno. Juga akan difasilitasi pernak-pernik meja-kursi. ‘’Kami berkomitmen mendukung penuh upaya pemkot dalam penyediaan lahan aset KAI,’’ sebutnya.

Ixfan menyampaikan, rencana pengembangan kawasan kuliner kereta api tempo dulu itu memiliki potensi luar biasa. Pun, tidak ada di daerah lain. Pihaknya berkomitmen terus mendorong upaya pemkot merealisasikannya. ‘’Kota Madiun menjadi jujukan semua orang. Sebagai kota transit, jelas potensi kawasan kuliner ini luar biasa,’’ ungkapnya. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tanggung jawab PT Kereta Api Indonesia (KAI) cawe-cawe dalam pengembangan kawasan  Jalan Bogowonto tunai sudah. Yakni, menggali dan mangangkat rel kereta api (KA) bekas jalur Madiun-Ponorogo. ‘’Pekerjaan kami sudah selesai, sementara sebatas itu,’’ kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko, Senin (4/4).

Pun, landasan rel KA jadul sepanjang 120 meter itu telah dicor. Selanjutnya, giliran pekerjaan PT Inka meletakkan lokomotif dan gerbong di atas rel. Sedangkan pemkot melengkapi fasilitas pendukungya. ‘’Koordinasi tiga pihak tetap dilakukan. Jika ada pekerjaan tambahan untuk kami, kami akan turun ke lapangan kembali,’’ ujar Ixfan.

Sesuai desain atau konsep awal, Inka bakal menyediakan lokomotif uap dan satu gerbong very very important person (VVIP) yang dibuat dengan konsep kereta kuno (antik). Lalu, dilengkapi flatcar (gerbong datar) yang dipasang kontainer modifikasi.

Baca Juga :  Vaksinasi Dosis Ketiga bagi Lansia di Kota Madiun Dimulai Hari Ini

Gerbong flatcar bakal didesain untuk lapak kuliner usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seperti miniresto, kafe, atau lainnya di dalam gerbong kereta. Fasilitas dan pernak-pernik pelengkap juga akan dibangun di kawasan tersebut. ‘’Pekerjaan kereta sepenuhnya ranah Inka,’’ jelasnya.

Menurut informasi yang diterima Ixfan, Pemkot Madiun bakal memoles bangunan-bangunan di kawasan tersebut. Pengecatan ulang disesuaikan tema bangunan kuno. Juga akan difasilitasi pernak-pernik meja-kursi. ‘’Kami berkomitmen mendukung penuh upaya pemkot dalam penyediaan lahan aset KAI,’’ sebutnya.

Ixfan menyampaikan, rencana pengembangan kawasan kuliner kereta api tempo dulu itu memiliki potensi luar biasa. Pun, tidak ada di daerah lain. Pihaknya berkomitmen terus mendorong upaya pemkot merealisasikannya. ‘’Kota Madiun menjadi jujukan semua orang. Sebagai kota transit, jelas potensi kawasan kuliner ini luar biasa,’’ ungkapnya. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/