alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, August 14, 2022

Pilot T-50i Golden Eagle Disemayamkan di TMP Kota Madiun

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bendera merah putih berkibar setengah tiang di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun. Mengiringi pemakaman Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo, Rabu malam (2/9). Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama (Marsma) TNI Widyargo Ikoputra memimpin pemakaman militer sekitar pukul 23.00 tersebut.

Pilot T-50i Golden Eagle itu meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sekitar pukul 15.09 WIB, Rabu (2/9). Setelah pesawat yang diterbangkannya tergelincir di landasan pacu Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan (10/8). ‘’Kita doakan almarhum husnulkhatimah dan keluarga diberi kesabaran,’’ tutur Marsma Widyargo Ikoputra seusai pemakaman.

Widyargo menuturkan, Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo gugur dalam tugas yang saat kejadian sedang menjalankan tugas pendidikan. Saat itu, almarhum menjadi instruktur Lettu Pnb Muhammad Zacky. Sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Lanud Iswahjudi. ‘’Temannya masih dalam perawatan di RSPAU Dr S. Hardjolukito. Kondisinya semakin membaik,” terangnya.

Baca Juga :  Tentang Azharien Geofaninugroho, Peraih Medali Emas ASG 2019

Sampai kini penyebab tergelincirnya pesawat T-50i Golden Eagle masih dalam penyelidikan. Widyargo memastikan, Pusat Kelaikan (Puslaik) Kementerian Pertahanan (Kemhan) segera memberikan keterangan. Untuk sementara waktu, latihan penerbangan menggunakan T-50i masih dihentikan. ‘’Dalam waktu dekat boleh diterbangkan kembali,” ujarnya.

Letkol Luluk ’’Wiggler’’ Teguh merupakan putra kelahiran Magetan. Sejak lulus akademi TNI-AU, almarhum telah dianugerahi 5 tanda jasa. Almarhum meninggalkan Dwi Purwanti (istri) dan dua anak: Vandanu Wistara Putra Prabowo dan Nadira Kirana Prameswari. Untuk menghargai jasanya, negara memberikan penghargaan dengan menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Letkol Anumerta. (mg3/c1/fin)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Bendera merah putih berkibar setengah tiang di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun. Mengiringi pemakaman Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo, Rabu malam (2/9). Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama (Marsma) TNI Widyargo Ikoputra memimpin pemakaman militer sekitar pukul 23.00 tersebut.

Pilot T-50i Golden Eagle itu meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto sekitar pukul 15.09 WIB, Rabu (2/9). Setelah pesawat yang diterbangkannya tergelincir di landasan pacu Lanud Iswahjudi, Maospati, Magetan (10/8). ‘’Kita doakan almarhum husnulkhatimah dan keluarga diberi kesabaran,’’ tutur Marsma Widyargo Ikoputra seusai pemakaman.

Widyargo menuturkan, Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo gugur dalam tugas yang saat kejadian sedang menjalankan tugas pendidikan. Saat itu, almarhum menjadi instruktur Lettu Pnb Muhammad Zacky. Sebelum dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) Lanud Iswahjudi. ‘’Temannya masih dalam perawatan di RSPAU Dr S. Hardjolukito. Kondisinya semakin membaik,” terangnya.

Baca Juga :  Persemag Berstatus PT

Sampai kini penyebab tergelincirnya pesawat T-50i Golden Eagle masih dalam penyelidikan. Widyargo memastikan, Pusat Kelaikan (Puslaik) Kementerian Pertahanan (Kemhan) segera memberikan keterangan. Untuk sementara waktu, latihan penerbangan menggunakan T-50i masih dihentikan. ‘’Dalam waktu dekat boleh diterbangkan kembali,” ujarnya.

Letkol Luluk ’’Wiggler’’ Teguh merupakan putra kelahiran Magetan. Sejak lulus akademi TNI-AU, almarhum telah dianugerahi 5 tanda jasa. Almarhum meninggalkan Dwi Purwanti (istri) dan dua anak: Vandanu Wistara Putra Prabowo dan Nadira Kirana Prameswari. Untuk menghargai jasanya, negara memberikan penghargaan dengan menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi menjadi Letkol Anumerta. (mg3/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/