alexametrics
31.3 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Usia 74 Tahun, Soekatno Aktif Gowes hingga Luar Kota

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Matahari baru saja menyembul di ufuk timur. Soekatno yang telah mengenakan jersey gowes, sepatu, helm, dan kacamata buru-buru melahap dua buah pisang. Lalu, menenggak air putih dari dispenser. Sebagian dimasukkan bidon dan diletakkan di holder sepeda.

Setelah dirasa tak ada peranti yang terlewatkan, Katno –sapaan Soekatno- lantas menaiki sepeda kesayangannya. Awalnya dikayuh pelan-pelan. Setelah menempuh jarak sekitar satu kilometer, barulah kecepatannya ditambah.

Katno rutin gowes sejak 2015 lalu. Pria 74 tahun itu sengaja melirik sepeda untuk sarana terapi lututnya yang kerap nyeri saat digunakan salat. Kemudian, dia membeli sepeda seharga Rp 250 ribu kala itu. ”Pertama gowes ke arah Pasar Dungus. Sejak itu rutin sepedahan seminggu empat kali,” ujarnya, Kamis (4/11).

Tidak lama berselang, Katno bergabung sebuah komunitas sepeda hingga akhirnya kerap gowes bareng. Tak disangka, gangguan pada lututnya berangsur berkurang hingga akhirnya sembuh total.

Baca Juga :  Pemkot Madiun Tiadakan Penyekatan saat Nataru

Kakek lima cucu itu juga kerap gowes sendirian dengan menempuh jarak hingga ratusan kilometer. Mulai ke Bodag, Caruban, kawasan pegunungan Ngawi, Cepu, Pacitan, Cemoro Sewu, hingga Tulungagung. ‘’Kalau lama tidak gowes badan rasanya nggak enak,’’ kata warga Jalan Janur Sari, Kelurahan Manisrejo, Taman, itu.

Kejadian menegangkan sempat dialami Katno selama menekuni hobi gowes. Suatu ketika, saat melintasi turunan di Kare, rem sepedanya trouble. Tak ingin mengalami celaka, dia lantas menjatuhkan diri di pinggir jalan. ‘’Saya lihat rumputnya tebal, saya pikir kalau jatuh di situ tidak sakit. Ternyata di bawah rumput itu ada batu, jadinya malah sakit sampai sebulan,” kenangnya.

Biasanya, sebelum gowes Katno mempersiapkan diri dengan tidur cukup pada malam harinya. Kemudian, sesaat sebelum bersepeda sarapan dua buah pisang dan minum air putih. ”Rencana nanti gowes ke Waduk Bendo, Sawoo, Ponorogo, bersama teman-teman,” ujarnya. (irs/isd/c1/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Matahari baru saja menyembul di ufuk timur. Soekatno yang telah mengenakan jersey gowes, sepatu, helm, dan kacamata buru-buru melahap dua buah pisang. Lalu, menenggak air putih dari dispenser. Sebagian dimasukkan bidon dan diletakkan di holder sepeda.

Setelah dirasa tak ada peranti yang terlewatkan, Katno –sapaan Soekatno- lantas menaiki sepeda kesayangannya. Awalnya dikayuh pelan-pelan. Setelah menempuh jarak sekitar satu kilometer, barulah kecepatannya ditambah.

Katno rutin gowes sejak 2015 lalu. Pria 74 tahun itu sengaja melirik sepeda untuk sarana terapi lututnya yang kerap nyeri saat digunakan salat. Kemudian, dia membeli sepeda seharga Rp 250 ribu kala itu. ”Pertama gowes ke arah Pasar Dungus. Sejak itu rutin sepedahan seminggu empat kali,” ujarnya, Kamis (4/11).

Tidak lama berselang, Katno bergabung sebuah komunitas sepeda hingga akhirnya kerap gowes bareng. Tak disangka, gangguan pada lututnya berangsur berkurang hingga akhirnya sembuh total.

Baca Juga :  Heboh! Penemuan Mayat Membusuk Tinggal Kerangka

Kakek lima cucu itu juga kerap gowes sendirian dengan menempuh jarak hingga ratusan kilometer. Mulai ke Bodag, Caruban, kawasan pegunungan Ngawi, Cepu, Pacitan, Cemoro Sewu, hingga Tulungagung. ‘’Kalau lama tidak gowes badan rasanya nggak enak,’’ kata warga Jalan Janur Sari, Kelurahan Manisrejo, Taman, itu.

Kejadian menegangkan sempat dialami Katno selama menekuni hobi gowes. Suatu ketika, saat melintasi turunan di Kare, rem sepedanya trouble. Tak ingin mengalami celaka, dia lantas menjatuhkan diri di pinggir jalan. ‘’Saya lihat rumputnya tebal, saya pikir kalau jatuh di situ tidak sakit. Ternyata di bawah rumput itu ada batu, jadinya malah sakit sampai sebulan,” kenangnya.

Biasanya, sebelum gowes Katno mempersiapkan diri dengan tidur cukup pada malam harinya. Kemudian, sesaat sebelum bersepeda sarapan dua buah pisang dan minum air putih. ”Rencana nanti gowes ke Waduk Bendo, Sawoo, Ponorogo, bersama teman-teman,” ujarnya. (irs/isd/c1/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/