alexametrics
23.9 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Kurangi Kawasan Kumuh, Pemkot Madiun Habis Rp 7,1 Miliar

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Lingkungan kumuh menjadi tantangan dalam penataan kawasan perkotaan. Kondisi itu coba diselesaikan Pemkot Madiun tahun ini. Fokusnya pembenahan drainase, jalan lingkungan, dan menata estetika wajah permukiman. Anggaran Rp 7,1 miliar pun digelontorkan untuk merealisasikannya.

Wali Kota Maidi menyebut bahwa anggaran itu dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Dialokasikan untuk perbaikan dan pemeliharaan di 12 kelurahan. Dengan tuntasnya pekerjaan itu, Maidi mengklaim tidak ada lagi kampung kumuh di kota ini. ‘’Ini fokus menghilangkan kekumuhan,’’ katanya kemarin (3/12).

Lima kelurahan masing-masing dijatah Rp 1 miliar. Meliputi Kelun, Nambangan Kidul, Nambangan Lor, Pandean, dan Pilangbango. Ada empat jenis pekerjaan. Yakni, drainase lingkungan sepanjang 6.859 meter, jalan lingkungan sepanjang 2.798 meter, pengadaan gerobak sampah lima unit, serta estetika lingkungan permukiman. ‘’Fungsi program ini agar lingkungan bersih dan mendukung lapak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Lulus S-III di Usia 29 Tahun, Rio Saputra Sandang Gelar Doktor Hukum Termuda

Sementara tujuh kelurahan diguyur masing-masing Rp 300 juta. Yakni, Sogaten, Madiun Lor, Manguharjo, Kanigoro, Kartoharjo, Klegen, dan Oro-oro Ombo. Berupa pemeliharaan drainase sepanjang 27.500 meter, jalan lingkungan 4.637 meter, dan perbaikan dua gedung PAUD. ‘’Tatkala drainase bagus, tidak kumuh, tidak bau, masyarakat sehat dan nyaman,’’ tuturnya. (kid/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Lingkungan kumuh menjadi tantangan dalam penataan kawasan perkotaan. Kondisi itu coba diselesaikan Pemkot Madiun tahun ini. Fokusnya pembenahan drainase, jalan lingkungan, dan menata estetika wajah permukiman. Anggaran Rp 7,1 miliar pun digelontorkan untuk merealisasikannya.

Wali Kota Maidi menyebut bahwa anggaran itu dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Dialokasikan untuk perbaikan dan pemeliharaan di 12 kelurahan. Dengan tuntasnya pekerjaan itu, Maidi mengklaim tidak ada lagi kampung kumuh di kota ini. ‘’Ini fokus menghilangkan kekumuhan,’’ katanya kemarin (3/12).

Lima kelurahan masing-masing dijatah Rp 1 miliar. Meliputi Kelun, Nambangan Kidul, Nambangan Lor, Pandean, dan Pilangbango. Ada empat jenis pekerjaan. Yakni, drainase lingkungan sepanjang 6.859 meter, jalan lingkungan sepanjang 2.798 meter, pengadaan gerobak sampah lima unit, serta estetika lingkungan permukiman. ‘’Fungsi program ini agar lingkungan bersih dan mendukung lapak,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Polisi Sterilkan Gereja, Madiun Aman!

Sementara tujuh kelurahan diguyur masing-masing Rp 300 juta. Yakni, Sogaten, Madiun Lor, Manguharjo, Kanigoro, Kartoharjo, Klegen, dan Oro-oro Ombo. Berupa pemeliharaan drainase sepanjang 27.500 meter, jalan lingkungan 4.637 meter, dan perbaikan dua gedung PAUD. ‘’Tatkala drainase bagus, tidak kumuh, tidak bau, masyarakat sehat dan nyaman,’’ tuturnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/