23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Rata-rata Lama Sekolah Kota Madiun Naik Jadi 11,67 Tahun

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pesatnya pembangunan di Kota Pendekar berbanding lurus dengan kenaikan indeks pembangunaan manusia (IPM) daerah setempat. ‘’IPM Kota Madiun tahun ini mencapai 82,01 persen,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Dwi Yuhenny, Sabtu (3/12).

Menurut dia, dengan besaran tersebut menjadikan Kota Madiun masuk kategori daerah dengan IPM sangat tinggi. ‘’Angka 82,01 persen itu naik 0,94 persen dari tahun sebelumnya,’’ ungkapnya.

Dwi mengatakan, salah satu komponen penghitung IPM adalah umur harapan hidup. Warga Kota Madiun, lanjut dia, saat ini memiliki UHH hingga 73,13 tahun. Angka tersebut naik 0,41 persen dari tahun sebelumnya.

Komponen penghitung IPM lainnya yang mengalami kenaikan, kata Dwi, adalah harapan lama sekolah (HLS). Yakni, di angka 14,43 atau naik 0,21 persen dibanding 2021. Pun, rata-rata lama sekolah (RLS) terkerek 2,64 persen menjadi 11,67 tahun. ‘’Sedangkan pengeluaran per kapita per tahun meningkat 2,53 persen dari tahun lalu,’’ sebutnya.

Baca Juga :  PPKM Level 2, Sekolah di Madiun Belum Bisa Full PTM

Dia menambahkan, angka 82,01 persen itu menempatkan Kota Madiun sebagai daerah di Jawa Timur dengan IPM tertinggi ketiga. Peringkat pertama diduduki Surabaya (82,74 persen). ‘’Jika IPM tinggi, mestinya angka pengangguran dan kemiskinan turun,’’ tuturnya. (mg4/isd)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pesatnya pembangunan di Kota Pendekar berbanding lurus dengan kenaikan indeks pembangunaan manusia (IPM) daerah setempat. ‘’IPM Kota Madiun tahun ini mencapai 82,01 persen,’’ kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Madiun Dwi Yuhenny, Sabtu (3/12).

Menurut dia, dengan besaran tersebut menjadikan Kota Madiun masuk kategori daerah dengan IPM sangat tinggi. ‘’Angka 82,01 persen itu naik 0,94 persen dari tahun sebelumnya,’’ ungkapnya.

Dwi mengatakan, salah satu komponen penghitung IPM adalah umur harapan hidup. Warga Kota Madiun, lanjut dia, saat ini memiliki UHH hingga 73,13 tahun. Angka tersebut naik 0,41 persen dari tahun sebelumnya.

Komponen penghitung IPM lainnya yang mengalami kenaikan, kata Dwi, adalah harapan lama sekolah (HLS). Yakni, di angka 14,43 atau naik 0,21 persen dibanding 2021. Pun, rata-rata lama sekolah (RLS) terkerek 2,64 persen menjadi 11,67 tahun. ‘’Sedangkan pengeluaran per kapita per tahun meningkat 2,53 persen dari tahun lalu,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Kuota Jalur Prestasi PPDB SMA/SMK Ditambah

Dia menambahkan, angka 82,01 persen itu menempatkan Kota Madiun sebagai daerah di Jawa Timur dengan IPM tertinggi ketiga. Peringkat pertama diduduki Surabaya (82,74 persen). ‘’Jika IPM tinggi, mestinya angka pengangguran dan kemiskinan turun,’’ tuturnya. (mg4/isd)

Most Read

Artikel Terbaru