alexametrics
23.3 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Tersangka Kasus Korupsi BBM TPA Winongo Segera Jalani Sidang

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun telah menyelesaikan penyidikan terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi BBM operasional controlled landfill TPA Winongo. Ketiga tersangka itu ialah mantan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kota Madiun HM, PW selaku projasih, dan koordinator lapangan TPA Winongo, SU.

Kasi Pidsus Kejari Kota Madiun Toni Wibisono mengatakan, penyidik telah melakukan pelimpahan berkas perkara, barang bukti, dan tersangka ke tahap II, Kamis (5/3). Seluruh tersangka akan segera menjalani persidangan. “Secepatnya kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor,” katanya.

Dia mengungkapkan bersamaan pelimpahan ke Pengadilan Tipikor, ketiga tersangka akan dipindahkan. Entah itu di Rutan Medaeng maupun di Kejaksaan Tinggi (Kejati). “Dua opsi atau di Kejati juga ada rutan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Rumuskan Materi Penugasan Siswa, Dindik Pacitan Gandeng Pakar Akademisi Lokal

Seperti diketahui, ketiganya diduga melakukan penyelewengan dana operasional pada controlled landfill untuk bahan bakar solar eksavator di TPA Winongo dari tahun 2017-Mei 2019. Dari perbuatan mereka timbul kerugian negara mencapai sekitar Rp 200 juta. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Madiun telah menyelesaikan penyidikan terhadap tiga tersangka kasus dugaan korupsi BBM operasional controlled landfill TPA Winongo. Ketiga tersangka itu ialah mantan Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kota Madiun HM, PW selaku projasih, dan koordinator lapangan TPA Winongo, SU.

Kasi Pidsus Kejari Kota Madiun Toni Wibisono mengatakan, penyidik telah melakukan pelimpahan berkas perkara, barang bukti, dan tersangka ke tahap II, Kamis (5/3). Seluruh tersangka akan segera menjalani persidangan. “Secepatnya kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor,” katanya.

Dia mengungkapkan bersamaan pelimpahan ke Pengadilan Tipikor, ketiga tersangka akan dipindahkan. Entah itu di Rutan Medaeng maupun di Kejaksaan Tinggi (Kejati). “Dua opsi atau di Kejati juga ada rutan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tugu Kembar Mayang PSC Segera Rampung

Seperti diketahui, ketiganya diduga melakukan penyelewengan dana operasional pada controlled landfill untuk bahan bakar solar eksavator di TPA Winongo dari tahun 2017-Mei 2019. Dari perbuatan mereka timbul kerugian negara mencapai sekitar Rp 200 juta. (kid/her)

Artikel SebelumnyaPemuda Sholeh
Artikel Selanjutnya Hina Maidi, Akun FB Dilaporkan Polisi

Most Read

Artikel Terbaru

/