alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Pangkas Cuti Bersama, ASN Dilarang Mudik

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Madiun dituntut cermat menghitung hari jika ingin mudik. Sebab, cuti bersama Lebaran tahun ini hanya satu hari. Yakni, 12 Mei atau H-1 Idul Fitri. Pun pemangkasan jatah libur itu dipastikan tidak ada gantinya di lain hari.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin menegaskan bahwa cuti bersama tidak diganti akhir tahun. Pemangkasan itu sama dengan tahun sebelumnya lantaran pandemi Covid-19. ‘’Sebelum pandemi, cuti bersama biasanya dua hari sebelum dan sesudah, total bisa satu minggu,’’ kata Haris Selasa (4/5).

Kendati begitu, total hari libur lima hari. Yakni, 12 Mei, 13-14 Mei bertepatan hari raya Idul Fitri, kemudian 15-16 Mei (Sabtu-Minggu). Mereka wajib kembali bekerja Senin (17/5). Ketentuan tersebut sesuai kebijakan pemerintah pusat bagi seluruh daerah. ‘’Sesuai SE (surat edaran) Men PAN-RB,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ibu Muda di Ponorogo Tega Tusuk Bayinya Sendiri 29 Kali

Haris minta ASN tidak mudik mulai 6-17 Mei mendatang. Jika nekat, sanksi tegas bakal diterapkan. Pasalnya, yang bersangkutan melanggar ketentuan larangan mudik dari pemerintah pusat. ‘’Sanksinya berhubungan dengan disiplin,’’ ungkapnya. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Madiun dituntut cermat menghitung hari jika ingin mudik. Sebab, cuti bersama Lebaran tahun ini hanya satu hari. Yakni, 12 Mei atau H-1 Idul Fitri. Pun pemangkasan jatah libur itu dipastikan tidak ada gantinya di lain hari.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin menegaskan bahwa cuti bersama tidak diganti akhir tahun. Pemangkasan itu sama dengan tahun sebelumnya lantaran pandemi Covid-19. ‘’Sebelum pandemi, cuti bersama biasanya dua hari sebelum dan sesudah, total bisa satu minggu,’’ kata Haris Selasa (4/5).

Kendati begitu, total hari libur lima hari. Yakni, 12 Mei, 13-14 Mei bertepatan hari raya Idul Fitri, kemudian 15-16 Mei (Sabtu-Minggu). Mereka wajib kembali bekerja Senin (17/5). Ketentuan tersebut sesuai kebijakan pemerintah pusat bagi seluruh daerah. ‘’Sesuai SE (surat edaran) Men PAN-RB,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tabrakan di Tikungan, Dua Remaja Luka Berat

Haris minta ASN tidak mudik mulai 6-17 Mei mendatang. Jika nekat, sanksi tegas bakal diterapkan. Pasalnya, yang bersangkutan melanggar ketentuan larangan mudik dari pemerintah pusat. ‘’Sanksinya berhubungan dengan disiplin,’’ ungkapnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/