alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Sarasehan Budaya, Wali Kota Maidi Ajak Pendekar Orbitkan Pencak Silat

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Para pendekar dari berbagai pergurusan pencak silat di Kota Madiun diajak berkolaborasi. Mereka diminta berkomitmen mengembangkan seni dan budaya pencak silat di level internasional untuk Kota Madiun.

Komitmen itu coba disatukan Wali Kota Maidi saat Sarasehan Budaya Pencak Silat di balai kota pada Sabtu (4/6) malam. Dia mengatakan, pencak silat mempunyai potensi besar untuk dikembangkan. Apalagi, di Madiun terdapat 14 pergurusan pencak silat. Beberapa di antaranya malah berpusat di Kota Madiun. ‘’Dari sini, saya berharap banyak melahirkan pendekar di seluruh dunia,’’ harapnya.

Maidi menyatakan pembangunan di Kota Madiun tidak hanya melulu soal fisik. Namun, juga menyangkut sumber daya manusia (SDM). Karena itu dirinya mengidamkan seluruh pendekar dari berbagai kelompok perguruan pencak silat bersatu.

Dia mendorong para pendekar untuk ikut berkontribusi membangun daerah. Bukan malah saling bertikai yang bisa merugikan orang lain. ‘’Inilah yang segera kami orbitkan. Insya Allah kalau pencak silat ini mendunia, itulah nanti yang ikut membantu pertumbuhan ekonomi Kota Madiun,’’ katanya.

GAYENG: Suasana Sarasehan Budaya Pencak Silat di Balai Kota Madiun pada Sabtu (4/6) malam. (DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN)

Dia mengaku mendapat banyak masukan saat sarasehan budaya pencak silat lalu. Selanjutnya masukan dari berbagai pihak tersebut akan dikaji dan ditindaklanjuti secara teknis. ‘’Hasil sarasehan nanti akan saya tindak lanjuti secara teknis. Mulai dari apa yang akan kami kerjakan dan lakukan dalam satu tahun ini. Kalau pun ada kendala itu nanti akan menjadi semangat kita untuk menuju sukses,’’ tutur Maidi.

Baca Juga :  Nina Puspawardhani Tetap Tampil Menawan saat Mancal Sepeda

Menurut dia, seni dan budaya pencak silat memang layak untuk dikembangkan. Sebab, Kota Madiun tak memiliki sumber daya alam (SDA) untuk menarik wisatawan. ‘’Kota Madiun tidak punya wisata alam. Tapi, kita punya pencak silat yang potensinya besar untuk bisa dikembangkan,’’ jelasnya.

Dalam upaya pengembangan potensi seni dan budaya tersebut, Maidi mengaku bakal melibatkan sejumlah pihak termasuk perguruan pencak silat. Dengan harapan, dapat melahirkan suatu program unggulan baru yang diminati banyak orang. Tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional, bahkan dunia. ‘’Di ulang tahun ke-104 ini apa yang menjadi potensi Kota Madiun kita gali. Potensi ini harus kita wujudkan untuk gas ekonomi,’’ pungkasnya. (her/adv)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Para pendekar dari berbagai pergurusan pencak silat di Kota Madiun diajak berkolaborasi. Mereka diminta berkomitmen mengembangkan seni dan budaya pencak silat di level internasional untuk Kota Madiun.

Komitmen itu coba disatukan Wali Kota Maidi saat Sarasehan Budaya Pencak Silat di balai kota pada Sabtu (4/6) malam. Dia mengatakan, pencak silat mempunyai potensi besar untuk dikembangkan. Apalagi, di Madiun terdapat 14 pergurusan pencak silat. Beberapa di antaranya malah berpusat di Kota Madiun. ‘’Dari sini, saya berharap banyak melahirkan pendekar di seluruh dunia,’’ harapnya.

Maidi menyatakan pembangunan di Kota Madiun tidak hanya melulu soal fisik. Namun, juga menyangkut sumber daya manusia (SDM). Karena itu dirinya mengidamkan seluruh pendekar dari berbagai kelompok perguruan pencak silat bersatu.

Dia mendorong para pendekar untuk ikut berkontribusi membangun daerah. Bukan malah saling bertikai yang bisa merugikan orang lain. ‘’Inilah yang segera kami orbitkan. Insya Allah kalau pencak silat ini mendunia, itulah nanti yang ikut membantu pertumbuhan ekonomi Kota Madiun,’’ katanya.

GAYENG: Suasana Sarasehan Budaya Pencak Silat di Balai Kota Madiun pada Sabtu (4/6) malam. (DISKOMINFO FOR RADAR MADIUN)

Dia mengaku mendapat banyak masukan saat sarasehan budaya pencak silat lalu. Selanjutnya masukan dari berbagai pihak tersebut akan dikaji dan ditindaklanjuti secara teknis. ‘’Hasil sarasehan nanti akan saya tindak lanjuti secara teknis. Mulai dari apa yang akan kami kerjakan dan lakukan dalam satu tahun ini. Kalau pun ada kendala itu nanti akan menjadi semangat kita untuk menuju sukses,’’ tutur Maidi.

Baca Juga :  Kisruh Pilkades Geger dan Kertobanyon Lanjut ke Kabupaten

Menurut dia, seni dan budaya pencak silat memang layak untuk dikembangkan. Sebab, Kota Madiun tak memiliki sumber daya alam (SDA) untuk menarik wisatawan. ‘’Kota Madiun tidak punya wisata alam. Tapi, kita punya pencak silat yang potensinya besar untuk bisa dikembangkan,’’ jelasnya.

Dalam upaya pengembangan potensi seni dan budaya tersebut, Maidi mengaku bakal melibatkan sejumlah pihak termasuk perguruan pencak silat. Dengan harapan, dapat melahirkan suatu program unggulan baru yang diminati banyak orang. Tidak hanya di tingkat regional, tetapi juga nasional, bahkan dunia. ‘’Di ulang tahun ke-104 ini apa yang menjadi potensi Kota Madiun kita gali. Potensi ini harus kita wujudkan untuk gas ekonomi,’’ pungkasnya. (her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru