alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

SMPN 1 Dolopo Tutup 14 Hari

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – SMPN 1 Dolopo, Kabupaten Madiun, sepi aktivitas hingga dua pekan ke depan. Dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) memutuskan untuk mengarantina seluruh guru dan karyawan.

Keputusan tersebut buntut seorang guru asal Kota Madiun positif korona dan meninggal dunia. Menepikan hasil nonreaktif uji cepat 67 guru dan karyawan Senin (3/8). ‘’Kami ikuti rekomendasi gugus tugas Covid-19,’’ kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Hendro Suwondo Selasa (4/8).

Hendro menegaskan, kegiatan belajar-mengajar (KBM) tetap berjalan meski sekolah ditutup. Setiap guru dan siswa menerapkan pembelajaran jarak jauh. Penyampaian materi pembelajaran dilakukan secara daring. ‘’Kami tekankan untuk mengikuti protokol kesehatan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Muncul Lagi, Wacana Reaktivitasi Jalur Kereta Api (KA) Madiun-Ponorogo

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Amam Santosa menyebut, pihaknya menyarankan isolasi mandiri kepada para tenaga pendidik dan karyawan sekolah. Terutama yang mempunyai riwayat berinteraksi dengan pasien. ‘’Jumlah orang yang punya kontak erat kurang tahu, karena kasusnya bukan kami yang menangani,’’ katanya. (den/c1/cor)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – SMPN 1 Dolopo, Kabupaten Madiun, sepi aktivitas hingga dua pekan ke depan. Dinas pendidikan dan kebudayaan (dikbud) memutuskan untuk mengarantina seluruh guru dan karyawan.

Keputusan tersebut buntut seorang guru asal Kota Madiun positif korona dan meninggal dunia. Menepikan hasil nonreaktif uji cepat 67 guru dan karyawan Senin (3/8). ‘’Kami ikuti rekomendasi gugus tugas Covid-19,’’ kata Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Madiun Hendro Suwondo Selasa (4/8).

Hendro menegaskan, kegiatan belajar-mengajar (KBM) tetap berjalan meski sekolah ditutup. Setiap guru dan siswa menerapkan pembelajaran jarak jauh. Penyampaian materi pembelajaran dilakukan secara daring. ‘’Kami tekankan untuk mengikuti protokol kesehatan,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Hadirkan Taman Pintar di Alun-Alun Kota Madiun

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun Amam Santosa menyebut, pihaknya menyarankan isolasi mandiri kepada para tenaga pendidik dan karyawan sekolah. Terutama yang mempunyai riwayat berinteraksi dengan pasien. ‘’Jumlah orang yang punya kontak erat kurang tahu, karena kasusnya bukan kami yang menangani,’’ katanya. (den/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru