alexametrics
23.2 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Arus Balik Lebaran, Terminal Purbaya Madiun Terjunkan Puluhan Personel Keamanan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Di tengah kondisi para pemudik yang masih berdatangan ke Kota Madiun, pemkot telah memetakan situasi arus balik via angkutan bus. ‘’Perkiraan jumlah penumpang arus balik tidak jauh berbeda dengan arus mudik,’’ kata Kepala Terminal Purbaya Suyatno, Jumat (5/5).

Suyatno memprediksi, arus balik terjadi mulai H+1 Lebaran. Sementara, pada puncaknya yang diperkirakan jatuh pada 7-8 Mei mendatang akan ada sekitar 10 ribu penumpang bus yang hendak kembali ke perantauan. ‘’Satu hari setelah Lebaran biasanya sudah ramai,’’ ujarnya.

Dia memerinci, jumlah penumpang pada hari-hari biasa hanya sekitar 2.500 orang. Menjelang Lebaran, angka itu naik menjadi 7.500-an. ‘’Kebanyakan penumpang bus AKAP (antarkota antarprovinsi) dari Jakarta,’’ ungkap Suyatno.

Baca Juga :  Wali Kota Madiun Maidi Rangkap Jabatan Kasatpol PP

Menyambut momen Lebaran, pihaknya menerjunkan 23 personel keamanan. Pengamanan didukung pos yang dijaga anggota TNI dan Polri. ‘’Mudah-mudahan semua berjalan aman dan kondusif,’’ tuturnya.

Suyatno menambahkan, selain pospam, di depan pintu masuk terminal ada pos pelayanan kesehatan (posyankes). Pos itu menyiagakan lima tenaga kesehatan terdiri dua dokter dan tiga perawat. ‘’Di Jawa Timur hanya ada empat posyankes. Selain Kota Madiun, ada di Surabaya, Malang, dan Nganjuk,’’ sebutnya.

Dia menyampaikan, posyankes bakal menangani pemudik yang sakit. Pun, ada layanan rapid antigen bagi yang belum mendapatkan vaksin booster. ‘’Di pintu masuk terminal dipasang aplikasi PeduliLindungi. Jadi, calon penumpang yang belum vaksin akan terdeteksi,’’ pungkasnya. (mg7/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Di tengah kondisi para pemudik yang masih berdatangan ke Kota Madiun, pemkot telah memetakan situasi arus balik via angkutan bus. ‘’Perkiraan jumlah penumpang arus balik tidak jauh berbeda dengan arus mudik,’’ kata Kepala Terminal Purbaya Suyatno, Jumat (5/5).

Suyatno memprediksi, arus balik terjadi mulai H+1 Lebaran. Sementara, pada puncaknya yang diperkirakan jatuh pada 7-8 Mei mendatang akan ada sekitar 10 ribu penumpang bus yang hendak kembali ke perantauan. ‘’Satu hari setelah Lebaran biasanya sudah ramai,’’ ujarnya.

Dia memerinci, jumlah penumpang pada hari-hari biasa hanya sekitar 2.500 orang. Menjelang Lebaran, angka itu naik menjadi 7.500-an. ‘’Kebanyakan penumpang bus AKAP (antarkota antarprovinsi) dari Jakarta,’’ ungkap Suyatno.

Baca Juga :  Truk Barang Seruduk Truk Lem di Tol Madiun, Dua Orang Terluka

Menyambut momen Lebaran, pihaknya menerjunkan 23 personel keamanan. Pengamanan didukung pos yang dijaga anggota TNI dan Polri. ‘’Mudah-mudahan semua berjalan aman dan kondusif,’’ tuturnya.

Suyatno menambahkan, selain pospam, di depan pintu masuk terminal ada pos pelayanan kesehatan (posyankes). Pos itu menyiagakan lima tenaga kesehatan terdiri dua dokter dan tiga perawat. ‘’Di Jawa Timur hanya ada empat posyankes. Selain Kota Madiun, ada di Surabaya, Malang, dan Nganjuk,’’ sebutnya.

Dia menyampaikan, posyankes bakal menangani pemudik yang sakit. Pun, ada layanan rapid antigen bagi yang belum mendapatkan vaksin booster. ‘’Di pintu masuk terminal dipasang aplikasi PeduliLindungi. Jadi, calon penumpang yang belum vaksin akan terdeteksi,’’ pungkasnya. (mg7/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/