alexametrics
28.7 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Terima Gaji Satu Bulan Penuh, PPPK Guru Langsung Mengajar Pasca-Lebaran

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional guru dipastikan mulai bertugas pasca-Lebaran. Menyusul penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan akhir April lalu. Mereka juga berhak menerima gaji penuh pada bulan pertama bertugas.

‘’Mei ini sudah mulai bertugas. Mungkin setelah Lebaran,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin, Jumat (5/5).

Haris menjelaskan, sebanyak 132 PPPK jabatan fungsional guru tahap I dan II telah diangkat. Pola penggajian mereka berbeda dengan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang bertahap. Sebab, syarat antara PPPK dan CPNS juga berbeda. ‘’PPPK syaratnya sudah berpengalaman minimal dua tahun dan masuk dapodik (data pokok pendidikan). Kami gaji penuh langsung untuk PPPK,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Lanjutan Jalur Pedestrian Balai Kota-Tugu Dimulai

Sejatinya, lanjut Haris, jumlah PPPK yang diangkat tersebut belum memenuhi formasi yang diajukan. Pun, belum memenuhi jatah pemerintah pusat sebanyak 162 orang. Karena pemerintah hanya memberi dua tahap seleksi, terpaksa nama-nama yang telah diajukan menunggu kesempatan berikutnya. ‘’Sebenarnya ada tiga tahap seleksi. Tapi, seluruh Indonesia hanya dua tahap,’’ ungkapnya.

Haris belum dapat memastikan untuk tahap ketiga. Dimungkinkan dilanjutkan tahun berikutnya atau tahap baru. ‘’Menunggu keputusan pemerintah pusat,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ratusan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional guru dipastikan mulai bertugas pasca-Lebaran. Menyusul penyerahan surat keputusan (SK) pengangkatan akhir April lalu. Mereka juga berhak menerima gaji penuh pada bulan pertama bertugas.

‘’Mei ini sudah mulai bertugas. Mungkin setelah Lebaran,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin, Jumat (5/5).

Haris menjelaskan, sebanyak 132 PPPK jabatan fungsional guru tahap I dan II telah diangkat. Pola penggajian mereka berbeda dengan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang bertahap. Sebab, syarat antara PPPK dan CPNS juga berbeda. ‘’PPPK syaratnya sudah berpengalaman minimal dua tahun dan masuk dapodik (data pokok pendidikan). Kami gaji penuh langsung untuk PPPK,’’ sebutnya.

Baca Juga :  Diseruduk Pikap, Pemotor Menderita Patah Tulang

Sejatinya, lanjut Haris, jumlah PPPK yang diangkat tersebut belum memenuhi formasi yang diajukan. Pun, belum memenuhi jatah pemerintah pusat sebanyak 162 orang. Karena pemerintah hanya memberi dua tahap seleksi, terpaksa nama-nama yang telah diajukan menunggu kesempatan berikutnya. ‘’Sebenarnya ada tiga tahap seleksi. Tapi, seluruh Indonesia hanya dua tahap,’’ ungkapnya.

Haris belum dapat memastikan untuk tahap ketiga. Dimungkinkan dilanjutkan tahun berikutnya atau tahap baru. ‘’Menunggu keputusan pemerintah pusat,’’ pungkasnya. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/