alexametrics
24.2 C
Madiun
Wednesday, May 25, 2022

IDI Madiun Sebut Vaksin Moderna Miliki Efikasi 92 Persen Tangkal Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Para dokter mengapresiasi Pemkot Madiun yang telah mulai memberikan booster kepada tenaga kesehatan (nakes) maupun tim medis. Mereka menilai itu bentuk kepedulian terhadap para garda terdepan peperangan melawan Covid-19. Mengingat nyaris setiap hari dokter maupun nakes ada yang terinfeksi korona. ‘’Terima kasih, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah,’’ kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madiun Tauhid Islamy, Jumat (6/8).

Tauhid mengungkapkan, banyak dokter di Kota dan Kabupaten Madiun yang terinfeksi Covid-19. IDI Cabang Madiun mencatat seorang dokter gugur selama pandemi Covid-19. Per Kamis (5/8) sedikitnya 78 dokter terpapar virus korona. Perinciannya, 36 dokter umum dan 42 dokter spesialis. ‘’Sementara data nasional sudah lebih dari 600 dokter wafat karena Covid-19,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Hak Pilih Melayang di Rumah Sakit

Tauhid mengatakan, dosis ketiga ini merupakan salah satu upaya mitigasi mencegah semakin banyaknya nakes maupun tim medis yang bertumbangan. Tauhid menilai vaksin Moderna memiliki efikasi 92 persen menangkal Covid-19. ‘’Jangan sampai ada sejawat yang meninggal lagi. Upaya mitigasinya dengan mempercepat pemberian dosis ketiga,’’ ujarnya. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Para dokter mengapresiasi Pemkot Madiun yang telah mulai memberikan booster kepada tenaga kesehatan (nakes) maupun tim medis. Mereka menilai itu bentuk kepedulian terhadap para garda terdepan peperangan melawan Covid-19. Mengingat nyaris setiap hari dokter maupun nakes ada yang terinfeksi korona. ‘’Terima kasih, kami sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah,’’ kata Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Madiun Tauhid Islamy, Jumat (6/8).

Tauhid mengungkapkan, banyak dokter di Kota dan Kabupaten Madiun yang terinfeksi Covid-19. IDI Cabang Madiun mencatat seorang dokter gugur selama pandemi Covid-19. Per Kamis (5/8) sedikitnya 78 dokter terpapar virus korona. Perinciannya, 36 dokter umum dan 42 dokter spesialis. ‘’Sementara data nasional sudah lebih dari 600 dokter wafat karena Covid-19,’’ lanjutnya.

Baca Juga :  Sehari Sebelum Kejadian, Korban Sempat Keluar dari WAG

Tauhid mengatakan, dosis ketiga ini merupakan salah satu upaya mitigasi mencegah semakin banyaknya nakes maupun tim medis yang bertumbangan. Tauhid menilai vaksin Moderna memiliki efikasi 92 persen menangkal Covid-19. ‘’Jangan sampai ada sejawat yang meninggal lagi. Upaya mitigasinya dengan mempercepat pemberian dosis ketiga,’’ ujarnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/