alexametrics
23.9 C
Madiun
Sunday, May 29, 2022

Kereta Api Dilempari, Rel Diganjal Besi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Nataru telah berlalu. Banyak gangguan yang menimpa perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daop VII Madiun. Tak kurang dari 67 gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) yang terjadi selama 18 hari masa angkutan libur Natal dan tahun baru.

Vice President PT KAI Daop VII Madiun Wisnu Pramudyo memerinci, gangguan tertinggi didominasi kendaraan melanggar palang perlintasan. Disusul kendaraan menemper, pelemparan KA, hingga kendaraan mogok di jalur KA. Juga insiden batu atau besi yang ditaruh oknum di jalur KA. ‘’Semuanya langsung ditindaklanjuti,’’ tegasnya.

Berbagai gangguan kamtibmas itu disebut turun  66 persen dari Nataru periode lalu dengan 102 gangguan. Sepanjang Nataru, sepuluh perjalanan KA juga mengalami  keterlambatan kedatangan. Banjir di Jakarta mengganggu persinyalan antara Stasiun Madiun dengan Daop I Jakarta. ‘’Kami bertanggung jawab atas semua keterlambatan,’’ katanya.

Baca Juga :  SE Kedaluwarsa, THM Nekat Buka

Daop VII Madiun memberikan pemulihan layanan hingga pengembalian biaya bagi penumpang yang membatalkan perjalanan. Total kerugian atas keterlambatan hanya Rp 1,9 juta. ‘’Penumpang meningkat 11 persen,’’ ujarnya. (kid/c1/fin)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Nataru telah berlalu. Banyak gangguan yang menimpa perjalanan kereta api (KA) di wilayah Daop VII Madiun. Tak kurang dari 67 gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) yang terjadi selama 18 hari masa angkutan libur Natal dan tahun baru.

Vice President PT KAI Daop VII Madiun Wisnu Pramudyo memerinci, gangguan tertinggi didominasi kendaraan melanggar palang perlintasan. Disusul kendaraan menemper, pelemparan KA, hingga kendaraan mogok di jalur KA. Juga insiden batu atau besi yang ditaruh oknum di jalur KA. ‘’Semuanya langsung ditindaklanjuti,’’ tegasnya.

Berbagai gangguan kamtibmas itu disebut turun  66 persen dari Nataru periode lalu dengan 102 gangguan. Sepanjang Nataru, sepuluh perjalanan KA juga mengalami  keterlambatan kedatangan. Banjir di Jakarta mengganggu persinyalan antara Stasiun Madiun dengan Daop I Jakarta. ‘’Kami bertanggung jawab atas semua keterlambatan,’’ katanya.

Baca Juga :  Pecel Jamu Nusantara

Daop VII Madiun memberikan pemulihan layanan hingga pengembalian biaya bagi penumpang yang membatalkan perjalanan. Total kerugian atas keterlambatan hanya Rp 1,9 juta. ‘’Penumpang meningkat 11 persen,’’ ujarnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/