alexametrics
24.4 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

Ruas Jalan Desa Rusak Berat, Warga Dawuhan Nyinyir

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Permukaan aspal salah satu titik ruas jalan di Dusun Griyan, Dawuhan, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, ditulisi Jalan Gaul. Kalimat itu bukan untuk menggambarkan kondisi jalan yang bagus. Melainkan sindiran atas kerusakan yang belum tersentuh perbaikan. ‘’Bikinan anak-anak muda di sini. Mungkin bentuk kritikan,’’ kata Wahyuningtyas, warga desa setempat, Selasa (6/8).

Kalimat nyinyir itu berukuran sekitar 50×40 sentimeter di badan jalan sisi selatan. Menyesuaikan sisa lebar jalan yang bisa dilewati kendaraan roda dua. Berwarna putih dengan huruf kapital. Jalan mini itu juga dihiasi markah putus-putus sepanjang sekitar 20 meter ke timur. Kondisi aspal hancur dan berdebu tepat di sebelah utaranya. ‘’Dibuat dua hari lalu bersamaan mengecat pepohonan untuk perayaan Agustusan,’’ ungkapnya.

Menurut Wahyu, sapaan Wahyuningtyas, kerusakan sudah berlangsung tiga tahun. Selain karena usia jalan, juga terdampak lalu-lalang truk muatan hasil panen. Pun truk pengangkut material perbaikan jalan ruas lainnya. Warga tetap memanfaatkan karena akses vital menuju Desa Bulu dan Duren. Pada awal kerusakan tidak sedikit pengendara motor yang terjungkal. ‘’Kalau siang debu masuk rumah,’’ ujar perempuan yang tinggal tepat di tepi jalan rusak itu.

Baca Juga :  Setengah Tahun, Unipma Raih 16 Hibah

Dia menyebut, pemerintah desa (pemdes) setempat berupaya membuat jalan nyaman dilewati dengan urukan tanah. Namun, cara itu tidak awet. Jalan kembali rusak karena intensitas kendaraan yang melintas cukup tinggi. Kabarnya, tahun lalu dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) berencana memperbaiki. Ditunggu hingga kini belum realisasi. ‘’Kami harap bisa segera diperbaiki. Jangan hanya lokasi lain,’’ pintanya.

Terpisah, Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun Heru Sulaksono mengatakan bahwa perbaikan jalan Dawuhan dilaksanakan tahun ini. Progres proyek itu memasuki tender di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) pekan ini. Bila tidak ada kendala, bulan depan bisa start pekerjaan. Perbaikan terdiri dua paket kegiatan. Yakni, dari timur ruas Kenongorejo–Dawuhan dengan objek perbaikan sepanjang 600 meter dan lebar 5 meter. Sedangkan selatan ruas Duren–Dawuhan 800 meterx4 meter. ‘’Masing-masing anggarannya Rp 2 miliar,’’ sebutnya. (cor/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Permukaan aspal salah satu titik ruas jalan di Dusun Griyan, Dawuhan, Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, ditulisi Jalan Gaul. Kalimat itu bukan untuk menggambarkan kondisi jalan yang bagus. Melainkan sindiran atas kerusakan yang belum tersentuh perbaikan. ‘’Bikinan anak-anak muda di sini. Mungkin bentuk kritikan,’’ kata Wahyuningtyas, warga desa setempat, Selasa (6/8).

Kalimat nyinyir itu berukuran sekitar 50×40 sentimeter di badan jalan sisi selatan. Menyesuaikan sisa lebar jalan yang bisa dilewati kendaraan roda dua. Berwarna putih dengan huruf kapital. Jalan mini itu juga dihiasi markah putus-putus sepanjang sekitar 20 meter ke timur. Kondisi aspal hancur dan berdebu tepat di sebelah utaranya. ‘’Dibuat dua hari lalu bersamaan mengecat pepohonan untuk perayaan Agustusan,’’ ungkapnya.

Menurut Wahyu, sapaan Wahyuningtyas, kerusakan sudah berlangsung tiga tahun. Selain karena usia jalan, juga terdampak lalu-lalang truk muatan hasil panen. Pun truk pengangkut material perbaikan jalan ruas lainnya. Warga tetap memanfaatkan karena akses vital menuju Desa Bulu dan Duren. Pada awal kerusakan tidak sedikit pengendara motor yang terjungkal. ‘’Kalau siang debu masuk rumah,’’ ujar perempuan yang tinggal tepat di tepi jalan rusak itu.

Baca Juga :  Dana Bantuan Partai Politik di Kota Madiun Naik Rp 2.250

Dia menyebut, pemerintah desa (pemdes) setempat berupaya membuat jalan nyaman dilewati dengan urukan tanah. Namun, cara itu tidak awet. Jalan kembali rusak karena intensitas kendaraan yang melintas cukup tinggi. Kabarnya, tahun lalu dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) berencana memperbaiki. Ditunggu hingga kini belum realisasi. ‘’Kami harap bisa segera diperbaiki. Jangan hanya lokasi lain,’’ pintanya.

Terpisah, Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Madiun Heru Sulaksono mengatakan bahwa perbaikan jalan Dawuhan dilaksanakan tahun ini. Progres proyek itu memasuki tender di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) pekan ini. Bila tidak ada kendala, bulan depan bisa start pekerjaan. Perbaikan terdiri dua paket kegiatan. Yakni, dari timur ruas Kenongorejo–Dawuhan dengan objek perbaikan sepanjang 600 meter dan lebar 5 meter. Sedangkan selatan ruas Duren–Dawuhan 800 meterx4 meter. ‘’Masing-masing anggarannya Rp 2 miliar,’’ sebutnya. (cor/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/