23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Pondok Lansia Kota Madiun Digarap Awal Tahun Depan

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana pembangunan Pondok Lansia Kota Madiun coba direalisasikan. Bahkan, paket proyek itu telah dibahas inspektorat setempat.

‘’Pondok Lansia menjadi fokus tahun depan. Wali kota menarget 2023 sudah bisa difungsikan,’’ kata Suwarno, kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) setempat, Selasa (6/12).

Menurut dia, pembangunan pondok lansia di kawasan Lapak Bumi Semendung, Klegen, Kartoharjo, itu sengaja dilelang dini (bulan ini) agar proyek dapat segera dikerjakan awal tahun depan. Sebab, pembangunannya butuh waktu sekitar delapan bulan. Atau target selesai September 2023.

Proyek pembangunan pondok lansia di atas lahan sekitar dua hektare tersebut, lanjut Suwarno, bakal dibagi tiga paket. Yakni, pematangan lahan, pembangunan pondok, dan pembangunan masjid.

Perincian anggarannya, Rp 2,5 miliar untuk pematangan lahan. Kemudian, Rp 9 miliar gedung pondok. Lalu, Rp 3,5 miliar untuk masjid. ‘’Total anggaran Rp 15 miliar dari APBD 2023. Sudah termasuk lanskapnya,’’ imbuh Suwarno.

Baca Juga :  Moncong-Bodi Shinkansen Tersambung, Target Rampung Pertengahan Bulan Ini

Sementara hanya akses jalan dan pengurukan lahan di lokasi pembangunan pondok lansia yang dapat dicicil tahun ini. Alasannya, keterbatasan anggaran. ‘’Sudah kami siapkan akses jalannya. Jadi, tahun depan bisa action bangunan fisiknya,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, pondok lansia terdiri dari dua asrama. Yakni, perempuan dan laki-laki. Pun, bukan tidak mungkin bakal ada pekerjaan tambahan atau pengembangan fasilitas. Sebab, selain fasilitas tempat ibadah, wali kota juga menginginkan fasilitas olahraga.

‘’Nanti kalau ada pengembangan dilakukan bertahap. Terpenting dapat difungsikan atau dihuni dulu,’’ ungkapnya.

Diketahui, pondok ini bakal dihuni kalangan lansia nonpotensial alias ngebrok. Tercatat, ada 188 jiwa lansia yang hidup sebatang kara bakal masuk dalam daftar prioritas. (ggi/sat)

KOTA MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Rencana pembangunan Pondok Lansia Kota Madiun coba direalisasikan. Bahkan, paket proyek itu telah dibahas inspektorat setempat.

‘’Pondok Lansia menjadi fokus tahun depan. Wali kota menarget 2023 sudah bisa difungsikan,’’ kata Suwarno, kepala dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (DPUPR) setempat, Selasa (6/12).

Menurut dia, pembangunan pondok lansia di kawasan Lapak Bumi Semendung, Klegen, Kartoharjo, itu sengaja dilelang dini (bulan ini) agar proyek dapat segera dikerjakan awal tahun depan. Sebab, pembangunannya butuh waktu sekitar delapan bulan. Atau target selesai September 2023.

Proyek pembangunan pondok lansia di atas lahan sekitar dua hektare tersebut, lanjut Suwarno, bakal dibagi tiga paket. Yakni, pematangan lahan, pembangunan pondok, dan pembangunan masjid.

Perincian anggarannya, Rp 2,5 miliar untuk pematangan lahan. Kemudian, Rp 9 miliar gedung pondok. Lalu, Rp 3,5 miliar untuk masjid. ‘’Total anggaran Rp 15 miliar dari APBD 2023. Sudah termasuk lanskapnya,’’ imbuh Suwarno.

Baca Juga :  Gerai Vaksin Sumber Wangi Diperpanjang hingga 22 April

Sementara hanya akses jalan dan pengurukan lahan di lokasi pembangunan pondok lansia yang dapat dicicil tahun ini. Alasannya, keterbatasan anggaran. ‘’Sudah kami siapkan akses jalannya. Jadi, tahun depan bisa action bangunan fisiknya,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, pondok lansia terdiri dari dua asrama. Yakni, perempuan dan laki-laki. Pun, bukan tidak mungkin bakal ada pekerjaan tambahan atau pengembangan fasilitas. Sebab, selain fasilitas tempat ibadah, wali kota juga menginginkan fasilitas olahraga.

‘’Nanti kalau ada pengembangan dilakukan bertahap. Terpenting dapat difungsikan atau dihuni dulu,’’ ungkapnya.

Diketahui, pondok ini bakal dihuni kalangan lansia nonpotensial alias ngebrok. Tercatat, ada 188 jiwa lansia yang hidup sebatang kara bakal masuk dalam daftar prioritas. (ggi/sat)

Most Read

Artikel Terbaru