alexametrics
27.8 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Kasus Covid-19 Kota Madiun Meningkat, Maidi: Prokes Jangan Diabaikan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peningkatan kasus Covid-19 menjadi atensi Pemkot Madiun. Tak ingin persebaran virus korona semakin liar, strategi penanganan dan pengendalian coba disusun. ‘’Sesuai instruksi presiden, seluruh daerah termasuk Kota Madiun diminta mempercepat capaian vaksinasi,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (8/2).

Maidi menyatakan, bersama TNI-Polri sanggup mengejar target capaian vaksinasi antikorona. Sebab, di Kota Madiun sejauh ini berjalan cepat. Hanya, sasaran kelompok lansia yang sedikit terkendala. Menurut dia, pagi, siang, dan malam pihaknya terus melakukan vaksinasi. ‘’Kami optimistis mampu kejar target,’’ ujarnya.

Saban hari, Maidi keliling mencari sasaran vaksinasi. Pun, menyosialisasikan pentingnya vaksinasi pada warga kota. Termasuk meminta warga disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) di setiap aktivitas. Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 juga tak lepas dari pemantauan. Rumah Sakit Lapangan (RSL) Wisma Haji diaktifkan lagi. ‘’Siapa pun yang terkonfirmasi langsung kami isolasi di RSL,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Buka Keran Full PTM, Dindik Kota Madiun Bakal Tambah Durasi Pembelajaran

Maidi tidak ingin penularan virus korona meluas. Pun, meminta masyarakat lebih terbuka. Tidak menyembunyikan gejala yang mengarah Covid-19. Sebab, itu justru akan memperparah kondisi. ‘’Jangan panik, jangan sembunyi-sembunyi, kalau mengalami keluhan segera lapor dan akan kami selesaikan,’’ janjinya.

Pemkot menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menjalani isolasi terpadu (isoter) di Wisma Haji. Karena itu, warga yang terpapar virus korona tidak perlu khawatir atau takut menjalani isoter. ‘’Itu untuk keselamatan bersama,’’ tuturnya.

Terkait kegiatan masyarakat, sementara tidak ada instruksi pembatasan atau pengetatan dari presiden. Aktivitas warga di kota ini dapat berjalan normal menyesuaikan PPKM level 1. Kendati begitu, tetap harus disiplin prokes. Pun, tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan keramaian atau kerumunan. ‘’Jangan lengah, tetap waspada,’’ pintanya. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peningkatan kasus Covid-19 menjadi atensi Pemkot Madiun. Tak ingin persebaran virus korona semakin liar, strategi penanganan dan pengendalian coba disusun. ‘’Sesuai instruksi presiden, seluruh daerah termasuk Kota Madiun diminta mempercepat capaian vaksinasi,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (8/2).

Maidi menyatakan, bersama TNI-Polri sanggup mengejar target capaian vaksinasi antikorona. Sebab, di Kota Madiun sejauh ini berjalan cepat. Hanya, sasaran kelompok lansia yang sedikit terkendala. Menurut dia, pagi, siang, dan malam pihaknya terus melakukan vaksinasi. ‘’Kami optimistis mampu kejar target,’’ ujarnya.

Saban hari, Maidi keliling mencari sasaran vaksinasi. Pun, menyosialisasikan pentingnya vaksinasi pada warga kota. Termasuk meminta warga disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) di setiap aktivitas. Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan Covid-19 juga tak lepas dari pemantauan. Rumah Sakit Lapangan (RSL) Wisma Haji diaktifkan lagi. ‘’Siapa pun yang terkonfirmasi langsung kami isolasi di RSL,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Rel KA di Jalan Bogowonto Siap Pakai

Maidi tidak ingin penularan virus korona meluas. Pun, meminta masyarakat lebih terbuka. Tidak menyembunyikan gejala yang mengarah Covid-19. Sebab, itu justru akan memperparah kondisi. ‘’Jangan panik, jangan sembunyi-sembunyi, kalau mengalami keluhan segera lapor dan akan kami selesaikan,’’ janjinya.

Pemkot menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menjalani isolasi terpadu (isoter) di Wisma Haji. Karena itu, warga yang terpapar virus korona tidak perlu khawatir atau takut menjalani isoter. ‘’Itu untuk keselamatan bersama,’’ tuturnya.

Terkait kegiatan masyarakat, sementara tidak ada instruksi pembatasan atau pengetatan dari presiden. Aktivitas warga di kota ini dapat berjalan normal menyesuaikan PPKM level 1. Kendati begitu, tetap harus disiplin prokes. Pun, tidak mengadakan kegiatan yang menimbulkan keramaian atau kerumunan. ‘’Jangan lengah, tetap waspada,’’ pintanya. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/