alexametrics
30.1 C
Madiun
Sunday, May 22, 2022

Capaian Vaksinasi Booster di Kota Madiun 17,33 Persen

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ikhtiar pengendalian Covid-19 terus digencarkan Pemkot Madiun. Salah satunya memaksimalkan capaian vaksinasi. Kendati telah di atas rata-rata, penyuntikan vaksin antikorona terus digenjot. ‘’Vaksinasi terus kami lakukan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Denik Wuryani, Selasa (8/3).

Denik menyebutkan, ketersediaan vaksin masih mencukupi. Dia berjanji bakal memaksimalkan capaian vaksinasi. Sebab, vaksin antikorona menjadi perisai utama masyarakat agar lebih kebal dari serangan Covid-19. ‘’Vaksinasi tidak berhenti walaupun capaian sudah tinggi,’’ ujarnya.

Total cakupan vaksinasi warga kota 116,44 persen dosis pertama, 106,33 persen dosis kedua, dan 17,33 persen dosis ketiga atau booster. Persentase tersebut merupakan capaian program pemkot dan gotong royong TNI-Polri. ‘’Saat ini masih ada vaksin Pfizer dan Sinovac,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Kasus Pertama Libatkan Anak di Bawah Umur

Denik menjelaskan, vaksin Sinovac diprioritaskan untuk sasaran anak usia 6-11 tahun. Sedangkan masyarakat umum mendapat jatah Pfizer. Dia memastikan semua vaksin sama bagusnya. ‘’Sementara kami lakukan vaksinasi Pfizer,’’ tuturnya.

Saat ini, total sudah ada 52.143 dosis vaksin yang disuntikkan. Perinciannya, 27.872 dosis Sinovac, 23.890 dosis AstraZeneca, 3 dosis Sinopharm, dan 378 dosis Pfizer. (ggi/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Ikhtiar pengendalian Covid-19 terus digencarkan Pemkot Madiun. Salah satunya memaksimalkan capaian vaksinasi. Kendati telah di atas rata-rata, penyuntikan vaksin antikorona terus digenjot. ‘’Vaksinasi terus kami lakukan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-PPKB) Denik Wuryani, Selasa (8/3).

Denik menyebutkan, ketersediaan vaksin masih mencukupi. Dia berjanji bakal memaksimalkan capaian vaksinasi. Sebab, vaksin antikorona menjadi perisai utama masyarakat agar lebih kebal dari serangan Covid-19. ‘’Vaksinasi tidak berhenti walaupun capaian sudah tinggi,’’ ujarnya.

Total cakupan vaksinasi warga kota 116,44 persen dosis pertama, 106,33 persen dosis kedua, dan 17,33 persen dosis ketiga atau booster. Persentase tersebut merupakan capaian program pemkot dan gotong royong TNI-Polri. ‘’Saat ini masih ada vaksin Pfizer dan Sinovac,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pemkot, KAI dan Inka Kerja Sama Bangun Kawasan Jalan Bogowonto

Denik menjelaskan, vaksin Sinovac diprioritaskan untuk sasaran anak usia 6-11 tahun. Sedangkan masyarakat umum mendapat jatah Pfizer. Dia memastikan semua vaksin sama bagusnya. ‘’Sementara kami lakukan vaksinasi Pfizer,’’ tuturnya.

Saat ini, total sudah ada 52.143 dosis vaksin yang disuntikkan. Perinciannya, 27.872 dosis Sinovac, 23.890 dosis AstraZeneca, 3 dosis Sinopharm, dan 378 dosis Pfizer. (ggi/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/