alexametrics
28.9 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

236 Warga Terlacak Kontak Fisik dengan Pasien Positif Covid-19 asal Geger

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ratusan warga Kabupaten Madiun sempat berkontak fisik dengan seorang pasien positif korona asal Desa/Kecamatan Geger. Hasil pelacakan atau tracing yang dilakukan dinas kesehatan (dinkes) setempat per Selasa (7/4). ‘’Ada 236 orang,’’ kata Mashudi, juru bicara posko percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun.

Mashudi menyatakan, ratusan warga itu tengah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Mereka diminta mengenakan masker dan segera menghubungi tim medis bila mengalami penurunan kesehatan. Beberapa warga ada yang sudah menyelesaikan karantina di rumah. ‘’Sampai sekarang belum ada informasi masuk mengenai keluhan sakit dari sejumlah warga itu,’’ ujarnya.

Ratusan warga tersebut terlacak dari lima titik. Perinciannya, 185 warga ikut kegiatan istighotsah di masjid desa setempat dan 36 warga saat pelantikan badan permusyawaratan desa (BPD) di balai desa (selengkapnya lihat grafis). ‘’Mereka diwanti-wanti untuk mematuhi saran dari petugas medis,’’ terangnya.

Baca Juga :  Ratusan Ekor Sapi di Kota Madiun Disuntik Anti-PMK

Mashudi kurang tahu bagaimana teknis pengawasan kepatuhan. Urusan itu ranahnya dinkes. Sementara, dinkes mencatat lima pasien dalam pengawasan (PDP). Ada penambahan satu orang dari Kecamatan Kebonsari. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) ada 144 dan orang dengan risiko (ODR) sebanyak 401. Pendataan tersebut terhitung Senin lalu (6/4). ‘’Satu pasien positif,’’ ungkapnya. (den/c1/cor)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ratusan warga Kabupaten Madiun sempat berkontak fisik dengan seorang pasien positif korona asal Desa/Kecamatan Geger. Hasil pelacakan atau tracing yang dilakukan dinas kesehatan (dinkes) setempat per Selasa (7/4). ‘’Ada 236 orang,’’ kata Mashudi, juru bicara posko percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Madiun.

Mashudi menyatakan, ratusan warga itu tengah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Mereka diminta mengenakan masker dan segera menghubungi tim medis bila mengalami penurunan kesehatan. Beberapa warga ada yang sudah menyelesaikan karantina di rumah. ‘’Sampai sekarang belum ada informasi masuk mengenai keluhan sakit dari sejumlah warga itu,’’ ujarnya.

Ratusan warga tersebut terlacak dari lima titik. Perinciannya, 185 warga ikut kegiatan istighotsah di masjid desa setempat dan 36 warga saat pelantikan badan permusyawaratan desa (BPD) di balai desa (selengkapnya lihat grafis). ‘’Mereka diwanti-wanti untuk mematuhi saran dari petugas medis,’’ terangnya.

Baca Juga :  Pansus Blejeti Temuan BPK

Mashudi kurang tahu bagaimana teknis pengawasan kepatuhan. Urusan itu ranahnya dinkes. Sementara, dinkes mencatat lima pasien dalam pengawasan (PDP). Ada penambahan satu orang dari Kecamatan Kebonsari. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) ada 144 dan orang dengan risiko (ODR) sebanyak 401. Pendataan tersebut terhitung Senin lalu (6/4). ‘’Satu pasien positif,’’ ungkapnya. (den/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/