alexametrics
23.1 C
Madiun
Friday, May 27, 2022

Pengurus BPC Hipmi Kota Madiun Periode 2021-2024 Resmi Dilantik

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kepengurusan BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Madiun 2021-2024 resmi dilantik, Minggu (9/1). Pelantikan dilaksanakan di Hotel Merdeka dengan mengangkat tema Hipmi Bersinergi.

Prosesi pelantikan dipimpin Ketua BPD Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming. Dalam pelantikan itu, turut mengundang Wali Kota Madiun Maidi untuk memberikan kata sambutan.

Ketua BPD Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming menyatakan, pelaku usaha muda di Kota Madiun harus memiliki nilai-nilai yang memberi kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa dan negara, khususnya di Jatim.

Beberapa hal yang dianggap mampu berdampak positif terhadap bisnis yang dijalankan adalah dengan inovasi dan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda). ”Kami harap BPC Hipmi Kota Madiun dapat bersinergi dengan pemda dalam memajukan iklim usaha dan menggalakkan wirausaha untuk generasi muda di daerah,” ujar Rois.

Sementara itu, Wali Kota Maidi berharap para anggota Hipmi harus bisa memberdayakan UMKM. Karena kota ini dapat maju dengan pesat apabila pengusaha muda mampu belajar dari kegagalan. “Belajar dari pengalaman pengusaha tua itu penting. Karena dari mereka pengusaha muda bisa maju,” katanya.

Baca Juga :  Yusuf Ekodono, Legenda Persebaya-Timnas Singgah di Kota Madiun

Maidi menyatakan pihaknya memberikan peluang bagi pengusaha muda untuk berkembang. Apalagi, Kota Madiun menjadi sentral dari 11 daerah lainnya. Sehingga, potensi ekonomi yang bisa diperoleh cukup besar. “Saya mengharapkan pengusaha muda di Kota Madiun ini ikut berkontribusi dalam membangun ekonomi,” harap mantan Sekda Kota Madiun tersebut.

Usai dilantik, Ketua BPC Hipmi Kota Madiun Satria Abadi Prawirasumantri bertekad akan berkontribusi aktif dalam rangka pemulihan ekonomi di Kota Madiun. Diakuinya, Hipmi memiliki tanggung jawab dan berkorelasi langsung dalam kaitan pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang dirasakan pada sektor perekonomian.

“Kita secara bersama-sama harus berupaya membangun perekonomian Kota Madiun, karena kita tahu pemulihan ekonomi ini tidak bisa dikerjakan secara parsial oleh beberapa pihak saja,” terangnya. (her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kepengurusan BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Madiun 2021-2024 resmi dilantik, Minggu (9/1). Pelantikan dilaksanakan di Hotel Merdeka dengan mengangkat tema Hipmi Bersinergi.

Prosesi pelantikan dipimpin Ketua BPD Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming. Dalam pelantikan itu, turut mengundang Wali Kota Madiun Maidi untuk memberikan kata sambutan.

Ketua BPD Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming menyatakan, pelaku usaha muda di Kota Madiun harus memiliki nilai-nilai yang memberi kontribusi besar terhadap kemajuan bangsa dan negara, khususnya di Jatim.

Beberapa hal yang dianggap mampu berdampak positif terhadap bisnis yang dijalankan adalah dengan inovasi dan membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah (pemda). ”Kami harap BPC Hipmi Kota Madiun dapat bersinergi dengan pemda dalam memajukan iklim usaha dan menggalakkan wirausaha untuk generasi muda di daerah,” ujar Rois.

Sementara itu, Wali Kota Maidi berharap para anggota Hipmi harus bisa memberdayakan UMKM. Karena kota ini dapat maju dengan pesat apabila pengusaha muda mampu belajar dari kegagalan. “Belajar dari pengalaman pengusaha tua itu penting. Karena dari mereka pengusaha muda bisa maju,” katanya.

Baca Juga :  Lek Dahlan Hibur Pasien Covid-19

Maidi menyatakan pihaknya memberikan peluang bagi pengusaha muda untuk berkembang. Apalagi, Kota Madiun menjadi sentral dari 11 daerah lainnya. Sehingga, potensi ekonomi yang bisa diperoleh cukup besar. “Saya mengharapkan pengusaha muda di Kota Madiun ini ikut berkontribusi dalam membangun ekonomi,” harap mantan Sekda Kota Madiun tersebut.

Usai dilantik, Ketua BPC Hipmi Kota Madiun Satria Abadi Prawirasumantri bertekad akan berkontribusi aktif dalam rangka pemulihan ekonomi di Kota Madiun. Diakuinya, Hipmi memiliki tanggung jawab dan berkorelasi langsung dalam kaitan pemulihan ekonomi akibat dampak dari pandemi Covid-19 yang dirasakan pada sektor perekonomian.

“Kita secara bersama-sama harus berupaya membangun perekonomian Kota Madiun, karena kita tahu pemulihan ekonomi ini tidak bisa dikerjakan secara parsial oleh beberapa pihak saja,” terangnya. (her)

Most Read

Artikel Terbaru

/