alexametrics
31.8 C
Madiun
Tuesday, August 16, 2022

Angin Kencang Terjang Kota Madiun, Atap Pertashop Hancur, Pohon Bertumbangan

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Langit cerah siang kemarin (8/6) mendadak diselimuti awan gelap. Bahkan, tiba-tiba hujan deras turun disertai angin kencang. Pun berdampak bencana di sejumlah wilayah Kota Madiun.

Paling parah di Jalan Taman Praja, Taman. Atap Pertashop terbang dan jatuh di median jalan setempat. ‘’Juga mengakibatkan pohon tumbang di beberapa titik,’’ kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kota Madiun Jariyanto.

Jariyanto menyebutkan, pohon tumbang terjadi di Jalan Diponegoro, Jalan Ploso, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Basuki Rahmat, dan wilayah Kelurahan Kelun. Namun, pohon tumbang juga disebabkan kondisinya sudah lapuk dimakan usia. ‘’Pohon di Jalan Diponegoro tumbang karena sudah keropos,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Hari Pajak, Momentum Bukti Cinta Indonesia

Jariyanto mengklaim tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Pun, personel BPBD serta dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (disperkim) setempat langsung mengevakuasi atap Pertashop dan pohon-pohon tumbang agar tak mengganggu pengguna jalan.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Sebab, masih ada kemungkinan peristiwa serupa terulang. Mengingat saat ini musim kemarau basah, potensi hujan serta angin kencang masih ada. Pun meminta masyarakat lebih peduli pada lingkungan sekitarnya. Termasuk melapor jika menemukan pohon yang lapuk dan berpotensi tumbang. (ggi/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Langit cerah siang kemarin (8/6) mendadak diselimuti awan gelap. Bahkan, tiba-tiba hujan deras turun disertai angin kencang. Pun berdampak bencana di sejumlah wilayah Kota Madiun.

Paling parah di Jalan Taman Praja, Taman. Atap Pertashop terbang dan jatuh di median jalan setempat. ‘’Juga mengakibatkan pohon tumbang di beberapa titik,’’ kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kota Madiun Jariyanto.

Jariyanto menyebutkan, pohon tumbang terjadi di Jalan Diponegoro, Jalan Ploso, Jalan D.I. Panjaitan, Jalan Basuki Rahmat, dan wilayah Kelurahan Kelun. Namun, pohon tumbang juga disebabkan kondisinya sudah lapuk dimakan usia. ‘’Pohon di Jalan Diponegoro tumbang karena sudah keropos,’’ ujarnya.

Baca Juga :  PPBD SMA/SMK di Kota Madiun Terapkan Sistem Zona Tunggal

Jariyanto mengklaim tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Pun, personel BPBD serta dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman (disperkim) setempat langsung mengevakuasi atap Pertashop dan pohon-pohon tumbang agar tak mengganggu pengguna jalan.

Dia mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Sebab, masih ada kemungkinan peristiwa serupa terulang. Mengingat saat ini musim kemarau basah, potensi hujan serta angin kencang masih ada. Pun meminta masyarakat lebih peduli pada lingkungan sekitarnya. Termasuk melapor jika menemukan pohon yang lapuk dan berpotensi tumbang. (ggi/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/