alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

Antar Mertua, ITA Positif Korona

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penambahan kasus korona di Kota Madiun terus terjadi tiga hari berturut-turut. ITA, warga Banjarejo, Taman, terkonfirmasi positif Covid-19 Rabu (8/7).

Perempuan 29 tahun itu terkonfirmasi positif setelah mengantarkan mertuanya yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) asal Jakarta. Pada 22 Juni, dia mengantarkan dari Lamongan menuju Kota Madiun. ‘’Dengan prihatin kami umumkan ada penambahan satu kasus baru lagi di Kota Madiun,’’ kata Jubir TGTPP Covid-19 Kota Madiun Noor Aflah.

Dalam perjalanan, mertuanya mengalami sesak napas. Sehingga langsung dilarikan ke RSU Dolopo Kabupaten Madiun tanpa singgah ke rumahnya. Setelah opname seminggu, kondisi kesehatan mertuanya tidak kunjung membaik. Petugas mengambil inisiatif melakukan swab test ke mertua, ITA, dan sopir. ‘’Tiga-tiganya menjalani swab test di RSU Dolopo,’’ lanjut Aflah.

Baca Juga :  Kelulusan SMA/SMK, Sepi Konvoi dan Coret Seragam

Hasil spesimen laboratorium baru diterima pihak RSU Dolopo kemarin (8/7). Dari tiga orang itu, sementara baru ITA yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil swab test mertua dan sopirnya belum keluar. ITA kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedono untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi. ‘’Karena mertuanya berstatus PDP, ikut dirujuk ke Soedono,’’ ungkapnya.

Aflah menegaskan sampai kini masih berkoordinasi dengan RSU Dolopo terkait hasil pelacakan (tracing). Hingga kemarin TGTPP Covid-19 Kota Madiun belum menerima hasilnya. ‘’Teman-teman masih koordinasi tracing lebih lengkap ke RSU Dolopo,’’ sambungnya.

Tim gugus juga bergerak cepat sterilisasi tempat tinggal pasien. TGTPP juga terus memaksimalkan pemantauan di tingkat kelurahan. ‘’Mengandalkan intervensi berbasis lingkungan,’’ sebutnya. (kid/c1/fin)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Penambahan kasus korona di Kota Madiun terus terjadi tiga hari berturut-turut. ITA, warga Banjarejo, Taman, terkonfirmasi positif Covid-19 Rabu (8/7).

Perempuan 29 tahun itu terkonfirmasi positif setelah mengantarkan mertuanya yang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) asal Jakarta. Pada 22 Juni, dia mengantarkan dari Lamongan menuju Kota Madiun. ‘’Dengan prihatin kami umumkan ada penambahan satu kasus baru lagi di Kota Madiun,’’ kata Jubir TGTPP Covid-19 Kota Madiun Noor Aflah.

Dalam perjalanan, mertuanya mengalami sesak napas. Sehingga langsung dilarikan ke RSU Dolopo Kabupaten Madiun tanpa singgah ke rumahnya. Setelah opname seminggu, kondisi kesehatan mertuanya tidak kunjung membaik. Petugas mengambil inisiatif melakukan swab test ke mertua, ITA, dan sopir. ‘’Tiga-tiganya menjalani swab test di RSU Dolopo,’’ lanjut Aflah.

Baca Juga :  Rehab Minor SDN 05 Madiun Lor

Hasil spesimen laboratorium baru diterima pihak RSU Dolopo kemarin (8/7). Dari tiga orang itu, sementara baru ITA yang terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil swab test mertua dan sopirnya belum keluar. ITA kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedono untuk mendapatkan perawatan intensif di ruang isolasi. ‘’Karena mertuanya berstatus PDP, ikut dirujuk ke Soedono,’’ ungkapnya.

Aflah menegaskan sampai kini masih berkoordinasi dengan RSU Dolopo terkait hasil pelacakan (tracing). Hingga kemarin TGTPP Covid-19 Kota Madiun belum menerima hasilnya. ‘’Teman-teman masih koordinasi tracing lebih lengkap ke RSU Dolopo,’’ sambungnya.

Tim gugus juga bergerak cepat sterilisasi tempat tinggal pasien. TGTPP juga terus memaksimalkan pemantauan di tingkat kelurahan. ‘’Mengandalkan intervensi berbasis lingkungan,’’ sebutnya. (kid/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru