23.7 C
Madiun
Sunday, January 29, 2023

Dispendukcapil Kota Madiun Pamerkan IKD dalam Festival Inovasi Desa Jatim

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Inovasi dan peningkatan layanan administrasi kependudukan (adminduk) terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun. Salah satunya dengan mengikuti pameran pelayanan publik dalam Festival Inovasi Desa Jatim 2022 yang digelar di Alun-Alun Mejayan, Kabupaten Madiun, kemarin (7/12).

‘’Kegiatan pameran ini kami memanfaatkan betul. Selain mempromosikan semua inovasi layanan adminduk kepada masyarakat, sekaligus untuk memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya dokumen kependudukan,’’ kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono.

Agus mengatakan, pelayanan adminduk dalam pameran tersebut dilakukan selama dua hari pada 7 dan 8 Desember mulai pukul 08.00 hingga 20.00. ‘’Seluruh proses layanan adminduk dapat dilakukan. Jadi, sebisa mungkin masyarakat dapat memaksimalkan kegiatan ini,’’ tuturnya.

Dia menyebutkan, ada beberapa inovasi yang digagas Dispendukcapil Kota Madiun untuk meningkatkan layanan adminduk. Di antaranya, identitas kependudukan digital (IKD) berupa QR Code berisi informasi identitas penduduk yang dapat disimpan di handphone (HP).

Baca Juga :  Bangun Tugu PKK Dekat Pos Polisi Sriti

‘’Inovasi tersebut untuk mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik dan privasi dalam bentuk digital. Pun juga untuk mengamankan kepemilikan identitas masyarakat dari pemalsuan dan kebocoran data,’’ terang Agus.

LAYANAN PUBLIK: Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono menunjukkan hasil layanan penerbitan e-KTP.

Dispendukcapil Kota Madiun Jalankan Program Anti Prei

Pameran yang juga dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Bahkan, sejumlah pejabat pemprov pun ikut memanfaatkan layanan yang ada. ‘’Layanan yang paling diminati masyarakat adalah cetak KTP dan mendaftar IKD,’’ ujarnya.

Agus menambahkan, saat ini pihaknya sedang menjalankan program Anti Prei. Yakni, pelayanan hingga malam hari dengan harapan mempermudah dan mempercepat penerbitan berbagai dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. ‘’Layanan ini kami jalankan guna memberikan solusi pada warga Kota Madiun yang memiliki keterbatasan waktu,’’ ungkap Agus. (ti14/her/isd/adv)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Inovasi dan peningkatan layanan administrasi kependudukan (adminduk) terus dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Madiun. Salah satunya dengan mengikuti pameran pelayanan publik dalam Festival Inovasi Desa Jatim 2022 yang digelar di Alun-Alun Mejayan, Kabupaten Madiun, kemarin (7/12).

‘’Kegiatan pameran ini kami memanfaatkan betul. Selain mempromosikan semua inovasi layanan adminduk kepada masyarakat, sekaligus untuk memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya dokumen kependudukan,’’ kata Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono.

Agus mengatakan, pelayanan adminduk dalam pameran tersebut dilakukan selama dua hari pada 7 dan 8 Desember mulai pukul 08.00 hingga 20.00. ‘’Seluruh proses layanan adminduk dapat dilakukan. Jadi, sebisa mungkin masyarakat dapat memaksimalkan kegiatan ini,’’ tuturnya.

Dia menyebutkan, ada beberapa inovasi yang digagas Dispendukcapil Kota Madiun untuk meningkatkan layanan adminduk. Di antaranya, identitas kependudukan digital (IKD) berupa QR Code berisi informasi identitas penduduk yang dapat disimpan di handphone (HP).

Baca Juga :  90 CJH Kota Madiun Berangkat ke Tanah Suci

‘’Inovasi tersebut untuk mempermudah dan mempercepat transaksi pelayanan publik dan privasi dalam bentuk digital. Pun juga untuk mengamankan kepemilikan identitas masyarakat dari pemalsuan dan kebocoran data,’’ terang Agus.

LAYANAN PUBLIK: Kepala Dispendukcapil Kota Madiun Agus Triono menunjukkan hasil layanan penerbitan e-KTP.

Dispendukcapil Kota Madiun Jalankan Program Anti Prei

Pameran yang juga dihadiri oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa itu mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Bahkan, sejumlah pejabat pemprov pun ikut memanfaatkan layanan yang ada. ‘’Layanan yang paling diminati masyarakat adalah cetak KTP dan mendaftar IKD,’’ ujarnya.

Agus menambahkan, saat ini pihaknya sedang menjalankan program Anti Prei. Yakni, pelayanan hingga malam hari dengan harapan mempermudah dan mempercepat penerbitan berbagai dokumen kependudukan dan pencatatan sipil. ‘’Layanan ini kami jalankan guna memberikan solusi pada warga Kota Madiun yang memiliki keterbatasan waktu,’’ ungkap Agus. (ti14/her/isd/adv)

Most Read

Artikel Terbaru