alexametrics
23.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Digitalisasi KTP, Lebih Praktis dan Aman

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Digitalisasi tak luput merambah dokumen kependudukan. Wacana digital ID untuk menggantikan KTP fisik pun mengemuka. Selain lebih praktis, identitas digital itu bakal mempermudah berbagai transaksi pelayanan publik. Pun, lebih aman dari potensi pemalsuan data.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio menjelaskan, digital ID jauh lebih lengkap dibanding e-KTP lantaran terintegrasi satu data. Mulai data perkawinan, KK, NPWP, hingga vaksinasi. ‘’Semuanya ada di situ, tinggal login saja,’’ ujarnya, Senin (10/1).

Poedjo menyebut, proses pembuatan digital ID hampir sama dengan e-KTP. Pun, perekaman dilakukan di kantor dispendukcapil. ‘’Kalau (digital ID) terealisasi, otomatis tak ada lagi problem blangko e-KTP karena tidak ada bentuk fisiknya,’’ tutur Poedjo.

Baca Juga :  Wabup Madiun Peringatkan Kelambatan Proyek RSUD Dolopo

Program digital ID, lanjut dia, bakal dilakukan secara bertahap. Namun, saat ini masih fokus pada penyelesaian sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) terpusat. ‘’Sekarang Ditjen Adminduk masih memprioritaskan SIAK terpusat. Kemungkinan setelah semua kota seragam, digital ID baru diterapkan,’’ pungkasnya. (irs/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Digitalisasi tak luput merambah dokumen kependudukan. Wacana digital ID untuk menggantikan KTP fisik pun mengemuka. Selain lebih praktis, identitas digital itu bakal mempermudah berbagai transaksi pelayanan publik. Pun, lebih aman dari potensi pemalsuan data.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Kota Madiun Poedjo Soeprantio menjelaskan, digital ID jauh lebih lengkap dibanding e-KTP lantaran terintegrasi satu data. Mulai data perkawinan, KK, NPWP, hingga vaksinasi. ‘’Semuanya ada di situ, tinggal login saja,’’ ujarnya, Senin (10/1).

Poedjo menyebut, proses pembuatan digital ID hampir sama dengan e-KTP. Pun, perekaman dilakukan di kantor dispendukcapil. ‘’Kalau (digital ID) terealisasi, otomatis tak ada lagi problem blangko e-KTP karena tidak ada bentuk fisiknya,’’ tutur Poedjo.

Baca Juga :  Komunitas Rumah Kita Rajin Berbagi dengan Kaum Duafa

Program digital ID, lanjut dia, bakal dilakukan secara bertahap. Namun, saat ini masih fokus pada penyelesaian sistem informasi administrasi kependudukan (SIAK) terpusat. ‘’Sekarang Ditjen Adminduk masih memprioritaskan SIAK terpusat. Kemungkinan setelah semua kota seragam, digital ID baru diterapkan,’’ pungkasnya. (irs/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/