alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Tingkat Konsumsi Tinggi, Alasan Investor Ekspansi Bisnis ke Kota Madiun

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun semakin seksi di mata investor. Terbaru, dua gerai berjejaring internasional disebut-sebut bakal ekspansi ke Kota Pendekar. Yakni, Starbucks dan Burger King. Sejauh mana potensi Kota Madiun di mata investor kelas kakap untuk mengembangkan bisnisnya?

Manajer Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Lawu Plaza Taufik Wijatmoko mengatakan, pihaknya mantap berekspansi ke Kota Madiun karena merupakan daerah transit yang dikunjungi banyak warga. Selain itu, wilayah setempat telah berkembang signifikan sehingga dipastikan tingkat konsumsinya tinggi. ‘’Bisnis kami di sini semakin berkembang,’’ ujarnya, Kamis (10/2).

Taufik menyebutkan, total transaksi harian di gerainya yang beroperasi sejak 2007 itu mencapai lebih dari 200 dalam sehari. Angka itu dipastikan bertambah saat akhir pekan. Secara global per bulan, omzet outlet-nya rata-rata menyentuh angka Rp 500 juta. ‘’Itu sebelum pandemi, selama pandemi memang turun karena ada pembatasan pengunjung,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Pandemi, Bisnis Bordir Masih Lesu

Hal senada dilontarkan Isnanto, manajer restoran Pizza Hut Jalan Pahlawan. Selama delapan tahun beroperasi di Kota Madiun, perkembangan bisnis berjejaring internasional itu diklaim cukup bagus. Itu tidak terlepas dari tingkat konsumsi masyarakat setempat yang terbilang tinggi.

Dia juga menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 tidak berpengaruh signifikan terhadap operasional gerai. Pun, tidak merumahkan sementara 34 karyawannya. ‘’Walaupun omzet kami sempat anjlok karena ada pembatasan pengunjung,’’ tuturnya.

Isnanto mengaku sempat pesimistis gerai Pizza Hut di Kota Madiun tidak berkembang pesat lantaran segmen pasarnya menyasar kalangan menengah ke atas. Faktanya, banyak warga berkantong tebal di daerah setempat yang selama ini meramaikan gerainya. ‘’Kami juga menyesuaikan beberapa menu yang harganya kompetitif,’’ ujarnya sembari menyebutkan bahwa transaksi di gerainya rata-rata sekitar 120 per hari. (mg7/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kota Madiun semakin seksi di mata investor. Terbaru, dua gerai berjejaring internasional disebut-sebut bakal ekspansi ke Kota Pendekar. Yakni, Starbucks dan Burger King. Sejauh mana potensi Kota Madiun di mata investor kelas kakap untuk mengembangkan bisnisnya?

Manajer Restoran Kentucky Fried Chicken (KFC) Lawu Plaza Taufik Wijatmoko mengatakan, pihaknya mantap berekspansi ke Kota Madiun karena merupakan daerah transit yang dikunjungi banyak warga. Selain itu, wilayah setempat telah berkembang signifikan sehingga dipastikan tingkat konsumsinya tinggi. ‘’Bisnis kami di sini semakin berkembang,’’ ujarnya, Kamis (10/2).

Taufik menyebutkan, total transaksi harian di gerainya yang beroperasi sejak 2007 itu mencapai lebih dari 200 dalam sehari. Angka itu dipastikan bertambah saat akhir pekan. Secara global per bulan, omzet outlet-nya rata-rata menyentuh angka Rp 500 juta. ‘’Itu sebelum pandemi, selama pandemi memang turun karena ada pembatasan pengunjung,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Perburuan Baju Lebaran Tunggu THR

Hal senada dilontarkan Isnanto, manajer restoran Pizza Hut Jalan Pahlawan. Selama delapan tahun beroperasi di Kota Madiun, perkembangan bisnis berjejaring internasional itu diklaim cukup bagus. Itu tidak terlepas dari tingkat konsumsi masyarakat setempat yang terbilang tinggi.

Dia juga menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 tidak berpengaruh signifikan terhadap operasional gerai. Pun, tidak merumahkan sementara 34 karyawannya. ‘’Walaupun omzet kami sempat anjlok karena ada pembatasan pengunjung,’’ tuturnya.

Isnanto mengaku sempat pesimistis gerai Pizza Hut di Kota Madiun tidak berkembang pesat lantaran segmen pasarnya menyasar kalangan menengah ke atas. Faktanya, banyak warga berkantong tebal di daerah setempat yang selama ini meramaikan gerainya. ‘’Kami juga menyesuaikan beberapa menu yang harganya kompetitif,’’ ujarnya sembari menyebutkan bahwa transaksi di gerainya rata-rata sekitar 120 per hari. (mg7/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/