alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Siswa SD di Kota Madiun Masuk Sekolah Tiga Jam

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pembatasan kapasitas diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun dalam pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) di jenjang SD. Bedanya, masuk setiap hari dalam dua sif. Sedangkan durasi pembelajaran maksimal tiga jam per sif. ‘’Separo masuk pukul 07.00-10.00, sif kedua pukul 10.00-13.00. Itu mulai Senin sampai Kamis, sedangkan Jumat fokus ekstrakurikuler,’’ papar Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Slamet Hariyadi, Selasa (11/1).

Hariyadi menyebut bahwa kebijakan itu sebagaimana instruksi wali kota. Skema PTM terbatas dilaksanakan sebagai bentuk mitigasi risiko pencegahan Omicron. Sekaligus antisipasi ledakan kasus Covid-19 pasca-libur semester, juga Natal dan tahun baru (Nataru). ‘’Karena besok (hari ini, Red) mulai awal masuk setelah libur semester, kami minta pihak sekolah mendata jika ada anak-anak yang melakukan perjalanan jauh saat liburan kemarin,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Madiun Ajak Jadikan Pahlawan Sumber Inspirasi

Kendati demikian, keran PTM terbatas bakal dibuka menyesuaikan capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun. PTM 100 persen dilaksanakan jika vaksinasi anak tuntas. Saat ini pelaksanaannya terus digenjot dengan roadshow ke sekolah-sekolah. Pun dapat diakses di Gerai Vaksin Sumber Wangi. ‘’Ketika nanti vaksin anak 6-11 tahun tuntas, kami berani buka PTM 100 persen,’’ ungkapnya.

Hariyadi berharap vaksinasi tuntas bulan ini. Sebagaimana target dinas terkait. Sehingga, full PTM dapat dilaksanakan mulai Februari mendatang. (kid/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Pembatasan kapasitas diterapkan oleh Dinas Pendidikan Kota Madiun dalam pemberlakuan pembelajaran tatap muka (PTM) di jenjang SD. Bedanya, masuk setiap hari dalam dua sif. Sedangkan durasi pembelajaran maksimal tiga jam per sif. ‘’Separo masuk pukul 07.00-10.00, sif kedua pukul 10.00-13.00. Itu mulai Senin sampai Kamis, sedangkan Jumat fokus ekstrakurikuler,’’ papar Kabid Kurikulum, Pembinaan Bahasa dan Sastra Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Slamet Hariyadi, Selasa (11/1).

Hariyadi menyebut bahwa kebijakan itu sebagaimana instruksi wali kota. Skema PTM terbatas dilaksanakan sebagai bentuk mitigasi risiko pencegahan Omicron. Sekaligus antisipasi ledakan kasus Covid-19 pasca-libur semester, juga Natal dan tahun baru (Nataru). ‘’Karena besok (hari ini, Red) mulai awal masuk setelah libur semester, kami minta pihak sekolah mendata jika ada anak-anak yang melakukan perjalanan jauh saat liburan kemarin,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Simpang Siur Pemberangkatan Haji 2021

Kendati demikian, keran PTM terbatas bakal dibuka menyesuaikan capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun. PTM 100 persen dilaksanakan jika vaksinasi anak tuntas. Saat ini pelaksanaannya terus digenjot dengan roadshow ke sekolah-sekolah. Pun dapat diakses di Gerai Vaksin Sumber Wangi. ‘’Ketika nanti vaksin anak 6-11 tahun tuntas, kami berani buka PTM 100 persen,’’ ungkapnya.

Hariyadi berharap vaksinasi tuntas bulan ini. Sebagaimana target dinas terkait. Sehingga, full PTM dapat dilaksanakan mulai Februari mendatang. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/