alexametrics
24.7 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Tim Smazapo Belajar Ilmu Jurnalistik di Radar Madiun

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peserta ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik SMAN 1 Ponorogo (Smazapo) terus meng-upgrade kemampuannya dalam bidang tulis-menulis. Kali ini, puluhan siswa sekolah tersebut yang tercatat sebagai kru majalah Warta Ganesha sengaja berguru ke Jawa Pos Radar Madiun.

‘’Studi lapangan seperti ini penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak mengenai ilmu jurnalistik, khususnya tentang penerbitan majalah sekolah,’’ kata Abi Kusno Cokro Suyono, guru pembina ekskul jurnalistik SMAN 1 Ponorogo, kemarin (10/3).

Menurut Abi, Jawa Pos Radar Madiun cocok untuk menimba ilmu jurnalistik. Sebab, merupakan perusahaan media cetak terbesar di Madiun Raya. Pun, tetap eksis kendati kini telah memasuki era digital. ”Paling tidak, ilmu yang diberikan langsung oleh pihak Jawa Pos Radar Madiun dapat memberikan warna baru bagi majalah sekolah kami ke depan,” tuturnya.

Baca Juga :  Galian Bodong Berkedok Kolam Pemancingan

Kunjungan ke Jawa Pos Radar Madiun, lanjut dia, juga untuk mengetahui secara langsung proses kerja di perusahaan media cetak. ‘’Anak-anak bisa mendapatkan suasana baru dalam belajar jurnalistik supaya lebih semangat,’’ kata Abi sembari menyebut ekskul jurnalistik di sekolahnya eksis sejak 2004 silam.

Dalam kunjungan kemarin, tim ekskul jurnalistik sekolah yang beralamat di Jalan Budi Utomo, Ronowijayan, Siman, Ponorogo, itu mendapat berbagai materi. Mulai profil Jawa Pos Radar Madiun hingga proses produksi berita cetak dan digital. Mereka juga melihat langsung proses layout halaman koran.

Materi disampaikan langsung oleh Mizan Ahsani, salah seorang redaktur Jawa Pos Radar Madiun, serta Manajer Radar Madiun Digital Hengky Ristanto. Pun, selama penyampaian materi, para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar jurnalistik. (tif/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Peserta ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik SMAN 1 Ponorogo (Smazapo) terus meng-upgrade kemampuannya dalam bidang tulis-menulis. Kali ini, puluhan siswa sekolah tersebut yang tercatat sebagai kru majalah Warta Ganesha sengaja berguru ke Jawa Pos Radar Madiun.

‘’Studi lapangan seperti ini penting untuk menambah wawasan dan pengetahuan anak-anak mengenai ilmu jurnalistik, khususnya tentang penerbitan majalah sekolah,’’ kata Abi Kusno Cokro Suyono, guru pembina ekskul jurnalistik SMAN 1 Ponorogo, kemarin (10/3).

Menurut Abi, Jawa Pos Radar Madiun cocok untuk menimba ilmu jurnalistik. Sebab, merupakan perusahaan media cetak terbesar di Madiun Raya. Pun, tetap eksis kendati kini telah memasuki era digital. ”Paling tidak, ilmu yang diberikan langsung oleh pihak Jawa Pos Radar Madiun dapat memberikan warna baru bagi majalah sekolah kami ke depan,” tuturnya.

Baca Juga :  Upaya Ungkap Pembuang Bayi Prematur di Sungai, Polisi Selidiki Tujuh Desa

Kunjungan ke Jawa Pos Radar Madiun, lanjut dia, juga untuk mengetahui secara langsung proses kerja di perusahaan media cetak. ‘’Anak-anak bisa mendapatkan suasana baru dalam belajar jurnalistik supaya lebih semangat,’’ kata Abi sembari menyebut ekskul jurnalistik di sekolahnya eksis sejak 2004 silam.

Dalam kunjungan kemarin, tim ekskul jurnalistik sekolah yang beralamat di Jalan Budi Utomo, Ronowijayan, Siman, Ponorogo, itu mendapat berbagai materi. Mulai profil Jawa Pos Radar Madiun hingga proses produksi berita cetak dan digital. Mereka juga melihat langsung proses layout halaman koran.

Materi disampaikan langsung oleh Mizan Ahsani, salah seorang redaktur Jawa Pos Radar Madiun, serta Manajer Radar Madiun Digital Hengky Ristanto. Pun, selama penyampaian materi, para siswa aktif mengajukan pertanyaan seputar jurnalistik. (tif/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/