alexametrics
24.8 C
Madiun
Saturday, May 21, 2022

Alun-Alun Caruban Jadi Spot Balapan Liar

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Alun-alun Caruban jadi tempat favorit ngabuburit selama Ramadan. Sayangnya, menjadi tidak nyaman karena ulah sebagian remaja yang menjadikan kawasan alun-alun sebagai lokasi kebut-kebutan dan standing dengan motor mereka. Karena itu, Satlantas Polres Madiun akan melakukan pemantauan.

Upaya tersebut merupakan tindak lanjut setelah petugas mengamankan 18 motor berknalpot brong Selasa (5/4) lalu. ‘’Banyak warga yang terganggu bisingnya suara motor berknalpot brong,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun AKP Firman Widyaputra Lukman Sumaatmadji kemarin (9/4).

Dengan patroli rutin, diharapkan tidak ada lagi laporan masyarakat yang terganggu. Motor yang tidak dilengkapi legalitas atau spesifikasinya menyalahi aturan diminta untuk segera dilengkapi sebelum dibawa pulang. Pun, harus mengajak orang tua saat mengambil motor. ‘’Ini sebagai efek jera. Saat mengambil juga harus menunjukkan bukti STNK dan BPKB,’’ jelasnya.

Baca Juga :  REI Jatim Sebut Pengembang Green Kedaton dan NJ Sama-sama Jadi Korban

Firman mengimbau warga yang ngabuburit di kawasan alun-alun Caruban memanfaatkan waktu di bulan Ramadan dengan kegiatan positif. Pun, tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Seperti kebut-kebutan dan knalpot berisik. (tr2/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Alun-alun Caruban jadi tempat favorit ngabuburit selama Ramadan. Sayangnya, menjadi tidak nyaman karena ulah sebagian remaja yang menjadikan kawasan alun-alun sebagai lokasi kebut-kebutan dan standing dengan motor mereka. Karena itu, Satlantas Polres Madiun akan melakukan pemantauan.

Upaya tersebut merupakan tindak lanjut setelah petugas mengamankan 18 motor berknalpot brong Selasa (5/4) lalu. ‘’Banyak warga yang terganggu bisingnya suara motor berknalpot brong,’’ kata Kasatlantas Polres Madiun AKP Firman Widyaputra Lukman Sumaatmadji kemarin (9/4).

Dengan patroli rutin, diharapkan tidak ada lagi laporan masyarakat yang terganggu. Motor yang tidak dilengkapi legalitas atau spesifikasinya menyalahi aturan diminta untuk segera dilengkapi sebelum dibawa pulang. Pun, harus mengajak orang tua saat mengambil motor. ‘’Ini sebagai efek jera. Saat mengambil juga harus menunjukkan bukti STNK dan BPKB,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Ditukar Aset PT KAI, Buntu Separo Jalan Sunaryo

Firman mengimbau warga yang ngabuburit di kawasan alun-alun Caruban memanfaatkan waktu di bulan Ramadan dengan kegiatan positif. Pun, tidak melakukan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Seperti kebut-kebutan dan knalpot berisik. (tr2/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/