alexametrics
27.8 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Maidi Pastikan Layanan Publik Kembali Normal

MADIUN – Libur cuti bersama Lebaran telah berakhir. Sehingga seluruh aktivitas pelayanan masyarakat kembali normal pada Senin (10/6). Wali Kota Madiun Maidi menegaskan, seluruh aparatur sipil negara (ASN) telah kembali bertugas. Hal tersebut sesuai dengan instruksi yang diberikan kementerian PAN-RB. ’’Hari ini (kemarin, Red) langsung kami gelar rapat koordinasi antar OPD. Dan, semua sudah kami absen,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Dia menuturkan, ada sanksi tegas berupa pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi PNS yang mangkir dari tugas tanpa keterangan. Inspeksi kehadiran akan dipantau melalui sistem absensi daring atau online. ’’Bahkan, pada sorenya saya cek kehadirannya juga,’’ tegasnya.

Oleh karena itu, Maidi memastikan seluruh pelayanan masyarakat pun kembali normal seperti biasanya. Segala kebutuhan administrasi masyarakat dapat dilayani dengan maksimal. ’’Kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi bisa mendatangi kantor pemerintahan. Seluruh pelayanan sudah kembali normal,’’ terangnya.

Baca Juga :  Arus Balik Masih Diwarnai Penumpukan Kendaraan

Sebelumnya, pejabat asal Magetan itu mengatakan, sejak dua hari lalu, dirinya bersama wawali sudah melakukan koordinasi intens bersama sekda Rusdiyanto. Agar seluruh kepala OPD melakukan monitoring kehadiran ASN di hari pertama di bawah koordinasi Inspektorat dan BKD. Ia aktif mengingatkan agar tidak ada ASN yang membolos atau tidak hadir tanpa alasan. ‘’Alhamdulillah tidak ada yang tidak hadir tanpa alasan. Ini menandakan bahwa kedisiplinan ASN Pemkot Madiun sudah terbangun dengan baik,’’ tegas Maidi. (her/ota)

MADIUN – Libur cuti bersama Lebaran telah berakhir. Sehingga seluruh aktivitas pelayanan masyarakat kembali normal pada Senin (10/6). Wali Kota Madiun Maidi menegaskan, seluruh aparatur sipil negara (ASN) telah kembali bertugas. Hal tersebut sesuai dengan instruksi yang diberikan kementerian PAN-RB. ’’Hari ini (kemarin, Red) langsung kami gelar rapat koordinasi antar OPD. Dan, semua sudah kami absen,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Madiun.

Dia menuturkan, ada sanksi tegas berupa pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD) bagi PNS yang mangkir dari tugas tanpa keterangan. Inspeksi kehadiran akan dipantau melalui sistem absensi daring atau online. ’’Bahkan, pada sorenya saya cek kehadirannya juga,’’ tegasnya.

Oleh karena itu, Maidi memastikan seluruh pelayanan masyarakat pun kembali normal seperti biasanya. Segala kebutuhan administrasi masyarakat dapat dilayani dengan maksimal. ’’Kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan administrasi bisa mendatangi kantor pemerintahan. Seluruh pelayanan sudah kembali normal,’’ terangnya.

Baca Juga :  Selangkah Lagi ATK Magetan Berdiri

Sebelumnya, pejabat asal Magetan itu mengatakan, sejak dua hari lalu, dirinya bersama wawali sudah melakukan koordinasi intens bersama sekda Rusdiyanto. Agar seluruh kepala OPD melakukan monitoring kehadiran ASN di hari pertama di bawah koordinasi Inspektorat dan BKD. Ia aktif mengingatkan agar tidak ada ASN yang membolos atau tidak hadir tanpa alasan. ‘’Alhamdulillah tidak ada yang tidak hadir tanpa alasan. Ini menandakan bahwa kedisiplinan ASN Pemkot Madiun sudah terbangun dengan baik,’’ tegas Maidi. (her/ota)

Most Read

Artikel Terbaru

/