alexametrics
30.6 C
Madiun
Thursday, August 18, 2022

BPJamsostek dan IIK Gelar Pelatihan Keterampilan Ahli Waris Peserta

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Madiun menggelar pelatihan pembuatan tas anyaman kepada ahli waris peserta pada Jumat (10/6) lalu. Pelatihan keterampilan itu melibatkan ikatan istri karyawan (IIK) BPJamsostek dan My Keranjang Store, salah satu UMKM Kota Madiun. “Pelatihan diikuti oleh 17 orang ahli waris, dua di antaranya peserta program Siaga Kita,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun Honggy Dwinanda Hariawan.

Lebih lanjut, dia mengimbau kepada seluruh pekerja formal maupun informal untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJamsostek. Sehingga, mereka dapat bekerja secara nyaman dan keluarga merasan aman. “Menjadi peserta BPJS Ketenagekerjaan banyak manfaat yang bisa diperoleh,” ujar Honggy.

Baca Juga :  200 PNS Pemkot Madiun Pensiun, Rekrut 400 Pengganti 

Sementara itu, Ketua IIK BPJamsostek Madiun Diah Selviyanti berharap dengan adanya kegiatan ini para ahli waris peserta mendapat bekal untuk membuka usaha. “Sehingga ekonomi keluarga bisa tetap berjalan,” katanya. (afi/her/*)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Madiun menggelar pelatihan pembuatan tas anyaman kepada ahli waris peserta pada Jumat (10/6) lalu. Pelatihan keterampilan itu melibatkan ikatan istri karyawan (IIK) BPJamsostek dan My Keranjang Store, salah satu UMKM Kota Madiun. “Pelatihan diikuti oleh 17 orang ahli waris, dua di antaranya peserta program Siaga Kita,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madiun Honggy Dwinanda Hariawan.

Lebih lanjut, dia mengimbau kepada seluruh pekerja formal maupun informal untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJamsostek. Sehingga, mereka dapat bekerja secara nyaman dan keluarga merasan aman. “Menjadi peserta BPJS Ketenagekerjaan banyak manfaat yang bisa diperoleh,” ujar Honggy.

Baca Juga :  Deni Rejeki Jabat Danrem 081/DSJ Madiun

Sementara itu, Ketua IIK BPJamsostek Madiun Diah Selviyanti berharap dengan adanya kegiatan ini para ahli waris peserta mendapat bekal untuk membuka usaha. “Sehingga ekonomi keluarga bisa tetap berjalan,” katanya. (afi/her/*)

Most Read

Artikel Terbaru