alexametrics
23.5 C
Madiun
Tuesday, August 16, 2022

Polisi Larang Pasang Jebakan Beraliran Listrik

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Insiden korban tewas kena setrum jebakan tikus mendapat atensi pihak kepolisian. Seperti yang terjadi di Desa Dempelan, Madiun, bulan lalu. Seorang petani meregang nyawa saat hendak menyalakan jebakan beraliran listrik. ‘’Seluruh Kapolsek saya minta mengimbau masyarakat tidak menggunakannya karena berbahaya,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo, Sabtu (11/6).

Polres mencoba tegas terhadap penggunaan jebakan yang diterapkan sejak lama itu. Tak ingin kejadian Minggu (22/5) malam lalu di Dempelan terulang. Suroso, 55, ditemukan tewas kena setrum jebakan tikus. Untuk itu, bhabinkamtibmas digalakkan untuk menyisir setiap desa. ‘’Tidak sedikit petani yang meninggal dunia karena jebakan tikus yang dipasang sendiri,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Rumah Kosong Roboh

Polres Madiun bakal bersikap tegas terkait pemasangan peranti pemberantasan hama yang acap jadi bumerang itu. Nyawa jadi taruhan bila teledor sedikit saja. Potensi bahaya seperti itu bisa terjadi pada pemasangnya atau orang lain. ‘’Masyarakat harus paham, ada sanksi pidana terhadap kelalaian yang mengakibatkan kematian seseorang,’’ ungkap Anton.

Kapolres menuturkan, menyelamatkan sawah dari serangan hama tikus tidak harus dengan hal yang membahayakan keselamatan. Dia menyarankan petani untuk memakai cara lain. ‘’Paling efektif dengan gropyokan, karena dapat memusnahkan tikus dalam jumlah besar,’’ tuturnya. (den/c1/sat)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Insiden korban tewas kena setrum jebakan tikus mendapat atensi pihak kepolisian. Seperti yang terjadi di Desa Dempelan, Madiun, bulan lalu. Seorang petani meregang nyawa saat hendak menyalakan jebakan beraliran listrik. ‘’Seluruh Kapolsek saya minta mengimbau masyarakat tidak menggunakannya karena berbahaya,’’ kata Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo, Sabtu (11/6).

Polres mencoba tegas terhadap penggunaan jebakan yang diterapkan sejak lama itu. Tak ingin kejadian Minggu (22/5) malam lalu di Dempelan terulang. Suroso, 55, ditemukan tewas kena setrum jebakan tikus. Untuk itu, bhabinkamtibmas digalakkan untuk menyisir setiap desa. ‘’Tidak sedikit petani yang meninggal dunia karena jebakan tikus yang dipasang sendiri,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Ratusan Pencinta Diecast Madiun Raya Bersatu dalam Madhoc

Polres Madiun bakal bersikap tegas terkait pemasangan peranti pemberantasan hama yang acap jadi bumerang itu. Nyawa jadi taruhan bila teledor sedikit saja. Potensi bahaya seperti itu bisa terjadi pada pemasangnya atau orang lain. ‘’Masyarakat harus paham, ada sanksi pidana terhadap kelalaian yang mengakibatkan kematian seseorang,’’ ungkap Anton.

Kapolres menuturkan, menyelamatkan sawah dari serangan hama tikus tidak harus dengan hal yang membahayakan keselamatan. Dia menyarankan petani untuk memakai cara lain. ‘’Paling efektif dengan gropyokan, karena dapat memusnahkan tikus dalam jumlah besar,’’ tuturnya. (den/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/