alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Harga Cabai Rawit Turun Signifikan, Tinggal Rp 50 Ribu Per Kilogram

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Setelah sempat menjadi pemicu inflasi selama dua bulan, dalam sepekan terakhir harga cabai rawit di pasaran mengalami penurunan signifikan. Harga bumbu dapur berasa pedas itu saat ini telah turun di angka Rp 50 ribu per kilogram.

‘’Sebelumnya, harga cabai rawit mencapai titik tertinggi Rp 95 ribu. Itu ketika menjelang momen Idul Adha yang dibarengi penurunan pasokan dari Kabupaten Kediri,’’ kata Tri Prasetyaningrum, analis perdagangan ahli muda Dinas Perdagangan Kota Madiun, Kamis (11/8).

Menurut Tri, penurunan harga cabai rawit dipengaruhi pasokan yang mulai stabil sejak akhir Juli lalu. Itu bersamaan musim panen petani Kabupaten Kediri setelah sebelumnya buntung akibat faktor cuaca dan serangan hama. ‘’Ketika pasokan sedikit, harga naik signifikan. Tapi, sepekan terakhir ini harganya terpantau turun terus,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Peserta SKB CPNS Diminta Bersabar

Tri menyebutkan, penurunan harga cabai rawit mencapai nominal terbesar pada 8 Agustus lalu. Kala itu, harga turun sekitar Rp 13 ribu per kilogram. Tepatnya dari Rp 63 ribu menjadi Rp 50 ribu. ‘’Turun sekitar 21 persen. Pelan-pelan harga mulai stabil,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, harga minyak goreng (migor) kemasan dan bawang merah juga mengalami penurunan. Kemasan botol 2 liter, misalnya, turun dari Rp 48 ribu menjadi Rp 46 ribu. Sedangkan bawang merah yang sebelumnya Rp 35 ribu, kini cukup ditebus dengan Rp 33 ribu. (ggi/c1/isd)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Setelah sempat menjadi pemicu inflasi selama dua bulan, dalam sepekan terakhir harga cabai rawit di pasaran mengalami penurunan signifikan. Harga bumbu dapur berasa pedas itu saat ini telah turun di angka Rp 50 ribu per kilogram.

‘’Sebelumnya, harga cabai rawit mencapai titik tertinggi Rp 95 ribu. Itu ketika menjelang momen Idul Adha yang dibarengi penurunan pasokan dari Kabupaten Kediri,’’ kata Tri Prasetyaningrum, analis perdagangan ahli muda Dinas Perdagangan Kota Madiun, Kamis (11/8).

Menurut Tri, penurunan harga cabai rawit dipengaruhi pasokan yang mulai stabil sejak akhir Juli lalu. Itu bersamaan musim panen petani Kabupaten Kediri setelah sebelumnya buntung akibat faktor cuaca dan serangan hama. ‘’Ketika pasokan sedikit, harga naik signifikan. Tapi, sepekan terakhir ini harganya terpantau turun terus,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Timbun Oksigen, Siap-Siap Saja Ditindak Polisi

Tri menyebutkan, penurunan harga cabai rawit mencapai nominal terbesar pada 8 Agustus lalu. Kala itu, harga turun sekitar Rp 13 ribu per kilogram. Tepatnya dari Rp 63 ribu menjadi Rp 50 ribu. ‘’Turun sekitar 21 persen. Pelan-pelan harga mulai stabil,’’ ujarnya.

Dia menambahkan, harga minyak goreng (migor) kemasan dan bawang merah juga mengalami penurunan. Kemasan botol 2 liter, misalnya, turun dari Rp 48 ribu menjadi Rp 46 ribu. Sedangkan bawang merah yang sebelumnya Rp 35 ribu, kini cukup ditebus dengan Rp 33 ribu. (ggi/c1/isd)

Most Read

Artikel Terbaru

/