alexametrics
28.9 C
Madiun
Friday, July 1, 2022

Sopir Dump Truk Tuntut Keadilan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Aksi yang tidak mau disebut demo kembali terjadi di Kabupaten Madiun. Setelah para pekerja seni dan sor terop buka lapak di kantor bupati Rabu (10/3), giliran puluhan sopir dump truk menggeruduk lokasi proyek pembangunan gudang di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Desa Bagi, Madiun, Kamis (11/3).

Paguyuban Sopir Truk Madiun (PSTM) itu tidak terima dengan truk dump jumbo masuk kawasan tersebut. Yakni, truk-truk besar yang mengangkut tanah uruk untuk pembangunan gudang. ‘’Sesuai aturan, truk-truk bak besar seperti itu dilarang masuk sini,’’ kata Humayun, salah seorang anggota PSTM.

Menurut dia, selama ini berlaku larangan bagi truk besar melintas di kawasan tersebut. PSTM mematuhi aturan itu. Namun, fakta di lapangan bertolak belakang. Truk besar kerap lalu-lalang. Pun bongkar muatan di lokasi tersebut. ‘’Muatan truk jumbo itu bisa delapan kubik. Sedangkan yang boleh masuk Madiun hanya truk berkapasitas empat sampai lima kubik,’’ ujar warga Desa Metesih, Jiwan, itu. (den/her)

Baca Juga :  Pemprov Jatim Mentahkan Usulan Pemkab

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Aksi yang tidak mau disebut demo kembali terjadi di Kabupaten Madiun. Setelah para pekerja seni dan sor terop buka lapak di kantor bupati Rabu (10/3), giliran puluhan sopir dump truk menggeruduk lokasi proyek pembangunan gudang di Jalan Raya Madiun-Surabaya, Desa Bagi, Madiun, Kamis (11/3).

Paguyuban Sopir Truk Madiun (PSTM) itu tidak terima dengan truk dump jumbo masuk kawasan tersebut. Yakni, truk-truk besar yang mengangkut tanah uruk untuk pembangunan gudang. ‘’Sesuai aturan, truk-truk bak besar seperti itu dilarang masuk sini,’’ kata Humayun, salah seorang anggota PSTM.

Menurut dia, selama ini berlaku larangan bagi truk besar melintas di kawasan tersebut. PSTM mematuhi aturan itu. Namun, fakta di lapangan bertolak belakang. Truk besar kerap lalu-lalang. Pun bongkar muatan di lokasi tersebut. ‘’Muatan truk jumbo itu bisa delapan kubik. Sedangkan yang boleh masuk Madiun hanya truk berkapasitas empat sampai lima kubik,’’ ujar warga Desa Metesih, Jiwan, itu. (den/her)

Baca Juga :  Perbaikan Jembatan Beringin Digelontor Rp 172 Juta

Most Read

Artikel Terbaru

/