alexametrics
23.6 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Sore Kerokan, Subuh Meninggal di Warung Kopi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Mbah Sholekah tergetelak tak bernyawa di warung kopinya. Meninggalnya nenek 76 tahun itu diketahui Dodik Wijanarko, penjual soto di dekatnya, setelah mendapati ketukan pintu dari pelanggan tak disahut dari dalam sekitar pukul 04.00 Rabu (11/11).

Dodik yang penasaran bergegas memanggil petugas keamanan pasar. Keduanya lantas mendobrak pintu warung kopi itu. ‘’Setelah pintu didobrak, Mbah Shol kami dapati sudah tergeletak. Saat nadinya dicek, sudah tidak berdetak,’’ paparnya.

Nenek asal Ngariboyo, Magetan, itu mengeluhkan sakit sejak Selasa sore (10/11). Dia sempat minta dikeroki istrinya Dodik. Kemudian, malam harinya muntah-muntah. ‘’Kami sudah panggilkan keluarganya. Mereka ke sini, lalu berniat membawa ke rumah sakit. Tapi tidak mau,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Gotong Royong Jadi Obat Warga Isoman

Kapolsek Taman AKP Setyo Wiyono mengatakan, evakuasi korban dilakukan petugas menggunakan alat pelindung diri (APD). ‘’Jasad korban kami bawa ke RSUD Soedono sebelum dijemput keluarga,’’ terangnya. (mg3/c1/fin)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Mbah Sholekah tergetelak tak bernyawa di warung kopinya. Meninggalnya nenek 76 tahun itu diketahui Dodik Wijanarko, penjual soto di dekatnya, setelah mendapati ketukan pintu dari pelanggan tak disahut dari dalam sekitar pukul 04.00 Rabu (11/11).

Dodik yang penasaran bergegas memanggil petugas keamanan pasar. Keduanya lantas mendobrak pintu warung kopi itu. ‘’Setelah pintu didobrak, Mbah Shol kami dapati sudah tergeletak. Saat nadinya dicek, sudah tidak berdetak,’’ paparnya.

Nenek asal Ngariboyo, Magetan, itu mengeluhkan sakit sejak Selasa sore (10/11). Dia sempat minta dikeroki istrinya Dodik. Kemudian, malam harinya muntah-muntah. ‘’Kami sudah panggilkan keluarganya. Mereka ke sini, lalu berniat membawa ke rumah sakit. Tapi tidak mau,’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Petani Desak Bulog Beli Padi Lokal

Kapolsek Taman AKP Setyo Wiyono mengatakan, evakuasi korban dilakukan petugas menggunakan alat pelindung diri (APD). ‘’Jasad korban kami bawa ke RSUD Soedono sebelum dijemput keluarga,’’ terangnya. (mg3/c1/fin)

Most Read

Artikel Terbaru

/