alexametrics
29.3 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

Belasan Masjid dan Musala di Kota Madiun Gagal Terima Bantuan Covid-19

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Harapan pengurus belasan masjid dan musala di Kota Madiun untuk mendapat bantuan operasional dampak Covid-19 tinggal harapan. Sejatinya, bantuan itu telah diajukan ke Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk tahun 2021 ini.

Faktanya, 14 masjid dan empat musala di Kota Madiun yang sudah direkomendasi Sistem Informasi Masjid (Simas) sebagai salah satu syarat dari kantor Kemenag setempat harus gigit jari. ‘’Penerima bantuan tersebut telah diumumkan beberapa waktu lalu,’’ kata Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kota Madiun Mochamad Arif Fauzi, Minggu (12/12).

Sejatinya, suntikan bantuan dari Kemenag RI itu sangat diharapkan. Nominalnya mencapai Rp 20 juta untuk masjid dan Rp 10 juta untuk musala. Bantuan operasional itu untuk takmir serta pengurus masjid dan musala. ‘’Untuk memenuhi kebutuhan penerapan protokol kesehatan dan penanganan Covid-19,’’ jelas Arif.

Baca Juga :  Perbanyak Tanam Tabebuya Tahun Depan, Kota Madiun Mirip Jepang

Yakni, menyediakan sanitasi cuci tangan, masker, hand sanitizer, disinfektan, dan alat pengukur suhu tubuh. Pun sarana-prasarana pencegahan Covid-19 lainnya. ‘’Tidak ada yang dapat, mungkin tidak lolos verifikasi atau faktor lain. Seperti kasus korona melandai dan lain sebagainya,’’ terangnya.

Sejauh ini tidak ada pengurus masjid dan musala yang komplain ke pihaknya. Mungkin, lanjut Arif, informasi penerima bantuan tersebut dikirim via e-mail pada pengurus masjid dan musala. Dia juga menegaskan bahwa untuk bantuan serupa tahun ini juga tidak ada. ‘’Semoga pandemi segera berakhir, kondisi juga lekas membaik dan normal kembali,’’ tuturnya. (irs/c1/sat/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Harapan pengurus belasan masjid dan musala di Kota Madiun untuk mendapat bantuan operasional dampak Covid-19 tinggal harapan. Sejatinya, bantuan itu telah diajukan ke Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI untuk tahun 2021 ini.

Faktanya, 14 masjid dan empat musala di Kota Madiun yang sudah direkomendasi Sistem Informasi Masjid (Simas) sebagai salah satu syarat dari kantor Kemenag setempat harus gigit jari. ‘’Penerima bantuan tersebut telah diumumkan beberapa waktu lalu,’’ kata Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Kota Madiun Mochamad Arif Fauzi, Minggu (12/12).

Sejatinya, suntikan bantuan dari Kemenag RI itu sangat diharapkan. Nominalnya mencapai Rp 20 juta untuk masjid dan Rp 10 juta untuk musala. Bantuan operasional itu untuk takmir serta pengurus masjid dan musala. ‘’Untuk memenuhi kebutuhan penerapan protokol kesehatan dan penanganan Covid-19,’’ jelas Arif.

Baca Juga :  Penerbit Erlangga Beri Beasiswa kepada Pelajar Yatim-Piatu Korban Covid-19

Yakni, menyediakan sanitasi cuci tangan, masker, hand sanitizer, disinfektan, dan alat pengukur suhu tubuh. Pun sarana-prasarana pencegahan Covid-19 lainnya. ‘’Tidak ada yang dapat, mungkin tidak lolos verifikasi atau faktor lain. Seperti kasus korona melandai dan lain sebagainya,’’ terangnya.

Sejauh ini tidak ada pengurus masjid dan musala yang komplain ke pihaknya. Mungkin, lanjut Arif, informasi penerima bantuan tersebut dikirim via e-mail pada pengurus masjid dan musala. Dia juga menegaskan bahwa untuk bantuan serupa tahun ini juga tidak ada. ‘’Semoga pandemi segera berakhir, kondisi juga lekas membaik dan normal kembali,’’ tuturnya. (irs/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/