alexametrics
23.3 C
Madiun
Thursday, May 26, 2022

Banyak Lulusan SLTA Lirik Dunia Digital

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dunia digital menjadi magnet tersendiri bagi sebagian lulusan SMA/SMK di Kota Madiun. Setidaknya, itu mengacu hasil survei terbaru dinas tenaga kerja, koperasi, usaha kecil, dan menengah (disnaker-KUKM) setempat. Dari 1.200 responden, mayoritas menyatakan minatnya menekuni dunia digital.

‘’Misalnya jadi staf digital marketing, YouTuber, influencer, dan social media specialist,’’ kata Kasi Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker-KUKM Kota Madiun Hengky Wahyu Setyo Wibowo, Minggu (13/3).

Sayangnya, mayoritas pelajar yang tertarik dunia digital itu belum memiliki skill yang mumpuni. Mereka sebatas mengenal komputer dasar. Fakta itu pula yang mendasari Disnaker-KUKM menggelar pelatihan khusus di bidang digital. Januari lalu, misalnya, dilaksanakan pelatihan digital marketing.

Baca Juga :  Pemkot Madiun Fasilitasi Atlet Petanque dengan Tiga Lapangan

Kala itu, setiap pendaftar diseleksi dengan tes tulis dan yang diterima hanya 30 peserta dengan nilai tertinggi. Pun, mereka harus memiliki android, mempunyai usaha, dan telah menguasai komputer dasar. ‘’Ada juga pelatihan desain grafis, administrasi perkantoran, dan lainnya untuk menunjang skill,’’ ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini cukup banyak lowongan kerja di sektor berbasis teknologi informasi. Di sisi lain, pihaknya menyediakan aplikasi SICAKER untuk memudahkan warga mengurus persyaratan melamar kerja. ‘’Di dalam aplikasi itu mereka bisa membuat AK I (kartu kuning, Red) secara online,’’ pungkasnya. (mg7/c1/isd/her)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Dunia digital menjadi magnet tersendiri bagi sebagian lulusan SMA/SMK di Kota Madiun. Setidaknya, itu mengacu hasil survei terbaru dinas tenaga kerja, koperasi, usaha kecil, dan menengah (disnaker-KUKM) setempat. Dari 1.200 responden, mayoritas menyatakan minatnya menekuni dunia digital.

‘’Misalnya jadi staf digital marketing, YouTuber, influencer, dan social media specialist,’’ kata Kasi Perencanaan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnaker-KUKM Kota Madiun Hengky Wahyu Setyo Wibowo, Minggu (13/3).

Sayangnya, mayoritas pelajar yang tertarik dunia digital itu belum memiliki skill yang mumpuni. Mereka sebatas mengenal komputer dasar. Fakta itu pula yang mendasari Disnaker-KUKM menggelar pelatihan khusus di bidang digital. Januari lalu, misalnya, dilaksanakan pelatihan digital marketing.

Baca Juga :  Parji: Cukup Dimodifikasi tanpa Harus Diganti Total

Kala itu, setiap pendaftar diseleksi dengan tes tulis dan yang diterima hanya 30 peserta dengan nilai tertinggi. Pun, mereka harus memiliki android, mempunyai usaha, dan telah menguasai komputer dasar. ‘’Ada juga pelatihan desain grafis, administrasi perkantoran, dan lainnya untuk menunjang skill,’’ ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini cukup banyak lowongan kerja di sektor berbasis teknologi informasi. Di sisi lain, pihaknya menyediakan aplikasi SICAKER untuk memudahkan warga mengurus persyaratan melamar kerja. ‘’Di dalam aplikasi itu mereka bisa membuat AK I (kartu kuning, Red) secara online,’’ pungkasnya. (mg7/c1/isd/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/