Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terbongkar, Modus Bundling Oknum Pedagang

H
Penulis: Hengky Ristanto❯
BLUSUKAN PASAR: Tim pengendali inflasi daerah (TPID) menggelar sidak di sejumlah pasar tradisional di Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
BLUSUKAN PASAR: Tim pengendali inflasi daerah (TPID) menggelar sidak di sejumlah pasar tradisional di Kota Madiun. (BAGAS BIMANTARA/JAWA POS RADAR MADIUN)
MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Aksi culas oknum pedagang di Kota Madiun terungkap. Itu bersamaan inspeksi mendadak (sidak) yang digelar tim pengendali inflasi daerah (TPID) di sejumlah pasar tradisional setempat kemarin (12/4).

Oknum pedagang itu memainkan harga minyak goreng (migor) dengan sistem bundling atau menggabungkan beberapa produk dan dijual dengan satu harga. ‘’Penjualan secara bundling tidak diperbolehkan,’’ kata Kabid Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Siti Nurzanah.

Nurzanah mengungkapkan, oknum pedagang itu mem-bundling Minyakita dengan produk migor lainnya. Pun, harganya menyentuh Rp 15.000 per liter. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) Minyakita Rp 14.000. Si pedagang beralasan terpaksa menaikkan harga lantaran harus menebus migor dari distributor seharga Rp 14.500 per liter.

‘’Akan kami tindaklanjuti ke pihak pemasoknya,’’ janji Nurzanah. ‘’Seharusnya kalau jual Minyakita ya Minyakita saja. Tidak boleh di-bundling dengan produk lain dengan harga yang berbeda,’’ imbuhnya.

Di sisi lain, Nurzanah memastikan stok migor, baik Minyakita maupun produk lainnya, di Kota Madiun aman. Termasuk bahan pokok penting (bapokting) lainnya seperti beras, telur ayam ras, gula pasir, dan cabai rawit yang acap memicu inflasi. ‘’Sementara, harga sejumlah bapok cukup stabil,’’ ujarnya.

Sementara, si oknum pedagang mengaku terpaksa menaikkan harga Minyakita Rp 15.000 agar tidak merugi. ‘’Dari distributor saja sudah Rp 14.500. Makanya, saya jual Rp 15.000. Mana bisa saya jual sesuai HET,’’ ucapnya. (ggi/isd)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Jual MinyaKita di Atas HET, Pedagang Terancam Blacklist Permanen oleh Bulog

Jual MinyaKita di Atas HET, Pedagang Terancam Blacklist Permanen oleh Bulog

Bulog memperingatkan pedagang MinyaKita agar tidak menjual di atas HET. Pelanggaran berulang akan berujung blacklist dan penghentian kerja sama.

HET MinyaKita Berpotensi Naik, Pemkot Madiun Minta Warga Tak Panic Buying

HET MinyaKita Berpotensi Naik, Pemkot Madiun Minta Warga Tak Panic Buying

Pemerintah pusat mengkaji kenaikan HET MinyaKita. Pemkot Madiun memastikan stok aman dan mengimbau warga tidak panic buying.

Pemkab Madiun Pastikan Stok MinyaKita Aman, Harga Wajib Sesuai HET Rp 15.700

Pemkab Madiun Pastikan Stok MinyaKita Aman, Harga Wajib Sesuai HET Rp 15.700

Pemkab Madiun memastikan stok MinyaKita aman. Harga jual diawasi agar tetap sesuai HET Rp15.700 per liter.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer