alexametrics
24.6 C
Madiun
Friday, August 19, 2022

Tunda Pengadaan Batik ASN, Maidi Prioritaskan Seragam Gratis Pelajar

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengadaan seragam batik aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Madiun mesti tertunda. Pasalnya, Wali Kota Maidi lebih memprioritaskan pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa. ‘’Pengadaan kita batalkan untuk ASN, untuk anak-anak (pelajar, Red) dulu. Kami sesuaikan seperti itu,’’ kata Maidi, Senin (13/9).

Sejatinya, tahun ini Pemkot Madiun telah menganggarkan pengadaan seragam batik untuk 3.250 ASN senilai Rp 1,1 miliar. Selain kain atau bahan, setiap pegawai mendapat ongkos jahit Rp 300 ribu. Sehingga total senilai Rp 975 ribu. Pun, proses pengadaannya telah memasuki tahap tender.

Namun, lantaran turun instruksi wali kota itu, tender tersebut ”hilang” dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Madiun. Wali kota ingin pengadaan seragam gratis bagi siswa didahulukan. Meski, pengadaan seragam ASN tahun lalu di-pending lantaran refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Kanang terkait Kasus Karaoke Ilegal yang Libatkan Oknum ASN

Sebaliknya, progres pengadaan seragam bagi siswa terus dikebut. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati berharap tuntas bulan ini. ‘’Tidak ada kendala, sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan,’’ sebutnya. (kid/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengadaan seragam batik aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Madiun mesti tertunda. Pasalnya, Wali Kota Maidi lebih memprioritaskan pengadaan seragam sekolah gratis bagi siswa. ‘’Pengadaan kita batalkan untuk ASN, untuk anak-anak (pelajar, Red) dulu. Kami sesuaikan seperti itu,’’ kata Maidi, Senin (13/9).

Sejatinya, tahun ini Pemkot Madiun telah menganggarkan pengadaan seragam batik untuk 3.250 ASN senilai Rp 1,1 miliar. Selain kain atau bahan, setiap pegawai mendapat ongkos jahit Rp 300 ribu. Sehingga total senilai Rp 975 ribu. Pun, proses pengadaannya telah memasuki tahap tender.

Namun, lantaran turun instruksi wali kota itu, tender tersebut ”hilang” dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Madiun. Wali kota ingin pengadaan seragam gratis bagi siswa didahulukan. Meski, pengadaan seragam ASN tahun lalu di-pending lantaran refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Baca Juga :  Vaksinasi Pelajar Syarat Penting Dukung PTM

Sebaliknya, progres pengadaan seragam bagi siswa terus dikebut. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Madiun Lismawati berharap tuntas bulan ini. ‘’Tidak ada kendala, sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan,’’ sebutnya. (kid/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/