alexametrics
29.8 C
Madiun
Wednesday, May 18, 2022

250 Polisi Khusus Berlatih SAR di Widas

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Waduk Widas, Saradan, Kabupaten Madiun, multifungsi. Jika umumnya untuk berwisata, Satbrimob Polda Jatim memanfaatkannya untuk menggembleng 250 personel. Mereka latihan search and rescue (SAR) selama tiga hari sejak Rabu lalu (12/2). ‘’Tujuannya kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana,’’ kata Komandan Satbrimob Polda Jatim Kombespol I Ketut Gede Widjatmika.

Widjatmika menyebut, upaya meningkatkan kemampuan SAR dalam bentuk teori dan praktik. Personel harus mampu mengaplikasikan dengan baik di lapangan. Pelatihan itu bertalian dengan Satgas Aman Nusa II untuk menghadapi bencana di seluruh wilayah Jatim. ‘’Kami juga sharing dengan BPBD (badan penanggulangan bencana daerah, Red) dan Basarnas mengenai langkah yang bisa diambil saat terjadi bencana,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Jembatan Luworo Butuh Perbaikan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi mengatakan, momen pelatihan satbrimob dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama. Mulai bulan depan korps kesatuan khusus itu akan melatih anggota tim reaksi cepat (TRC) dan relawan. Agenda itu direncanakan tiga bulan sekali. ‘’Untuk meningkatkan SDM (sumber daya manusia, Red) penanggulangan bencana dan upaya mitigasi lebih maksimal,’’ terangnya. (den/c1/cor)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Waduk Widas, Saradan, Kabupaten Madiun, multifungsi. Jika umumnya untuk berwisata, Satbrimob Polda Jatim memanfaatkannya untuk menggembleng 250 personel. Mereka latihan search and rescue (SAR) selama tiga hari sejak Rabu lalu (12/2). ‘’Tujuannya kesiapsiagaan dalam rangka penanggulangan bencana,’’ kata Komandan Satbrimob Polda Jatim Kombespol I Ketut Gede Widjatmika.

Widjatmika menyebut, upaya meningkatkan kemampuan SAR dalam bentuk teori dan praktik. Personel harus mampu mengaplikasikan dengan baik di lapangan. Pelatihan itu bertalian dengan Satgas Aman Nusa II untuk menghadapi bencana di seluruh wilayah Jatim. ‘’Kami juga sharing dengan BPBD (badan penanggulangan bencana daerah, Red) dan Basarnas mengenai langkah yang bisa diambil saat terjadi bencana,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Tekan Harga Migor dan Inflasi, Pemkot Madiun Gandeng Distributor Gelar OP

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun Muhammad Zahrowi mengatakan, momen pelatihan satbrimob dimanfaatkan untuk menjalin kerja sama. Mulai bulan depan korps kesatuan khusus itu akan melatih anggota tim reaksi cepat (TRC) dan relawan. Agenda itu direncanakan tiga bulan sekali. ‘’Untuk meningkatkan SDM (sumber daya manusia, Red) penanggulangan bencana dan upaya mitigasi lebih maksimal,’’ terangnya. (den/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/