alexametrics
31.8 C
Madiun
Tuesday, August 16, 2022

208 ASN Pemkot Madiun Masuk Usia Purnatugas Tahun Ini

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Madiun terus menyusut. Tahun ini 208 abdi negara memasuki usia pensiun. Sementara, rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2022 ditiadakan. ‘’Jadi, kami sudah memprediksi lima tahun nanti yang pensiun berapa ratus orang,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (14/6).

Pada periode Agustus–Oktober 2022 nanti, 43 ASN bakal purnatugas. Perinciannya, 27 orang tenaga pendidik dan 16 orang pegawai di organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Maidi membekali mereka dengan motivasi di Gedung Diklat, Kejuron, Taman, kemarin.

Wali kota mengatakan, pemkot tengah menyusun strategi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat kendati jumlah PNS berkurang. ‘’Informasi teknologi (IT) akan menggantikan kegiatan mereka nantinya. Hal tersebut mulai kami pikirkan,’’ imbuh Maidi.

Dia mencontohkan di bidang pendidikan. Selain berharap dari rekrutmen CPNS dan penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), keterbatasan guru diatasi dengan program laptop atau chromebook kepada siswa. ‘’Di samping itu, tenaga kontrak diberdayakan secara optimal,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Mantan Kapten Ingin Latih MPFC

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengungkapkan, pembekalan persiapan purnatugas PNS untuk memberi penguatan mental dan psikis. Mengingat pendapatan mereka akan jauh berkurang. ‘’Ketika pensiun penghasilan berkurang, tidak ada tunjangan, gaji tinggal 70 persen. Makanya kami bekali kewirausahaan,’’ terangnya.

Rencananya, pembekalan tidak hanya teori. Namun, mereka juga akan diajak berkunjung ke sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Semarang.

Soal kekurangan PNS dapat dipenuhi tenaga kontrak berdasar analisis beban kerja (ABK). ‘’Kalau untuk pengisian guru, Insya Allah lewat PPPK. Karena ada aturan dari Kemendikbudristek tentang peralihan itu,’’ jelas Haris. (her/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Madiun terus menyusut. Tahun ini 208 abdi negara memasuki usia pensiun. Sementara, rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2022 ditiadakan. ‘’Jadi, kami sudah memprediksi lima tahun nanti yang pensiun berapa ratus orang,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Selasa (14/6).

Pada periode Agustus–Oktober 2022 nanti, 43 ASN bakal purnatugas. Perinciannya, 27 orang tenaga pendidik dan 16 orang pegawai di organisasi perangkat daerah (OPD) lain. Maidi membekali mereka dengan motivasi di Gedung Diklat, Kejuron, Taman, kemarin.

Wali kota mengatakan, pemkot tengah menyusun strategi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat kendati jumlah PNS berkurang. ‘’Informasi teknologi (IT) akan menggantikan kegiatan mereka nantinya. Hal tersebut mulai kami pikirkan,’’ imbuh Maidi.

Dia mencontohkan di bidang pendidikan. Selain berharap dari rekrutmen CPNS dan penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), keterbatasan guru diatasi dengan program laptop atau chromebook kepada siswa. ‘’Di samping itu, tenaga kontrak diberdayakan secara optimal,’’ tuturnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Penumpang-Armada Bus di Terminal Purbaya Madiun Melonjak

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) Kota Madiun Haris Rahmanudin mengungkapkan, pembekalan persiapan purnatugas PNS untuk memberi penguatan mental dan psikis. Mengingat pendapatan mereka akan jauh berkurang. ‘’Ketika pensiun penghasilan berkurang, tidak ada tunjangan, gaji tinggal 70 persen. Makanya kami bekali kewirausahaan,’’ terangnya.

Rencananya, pembekalan tidak hanya teori. Namun, mereka juga akan diajak berkunjung ke sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Semarang.

Soal kekurangan PNS dapat dipenuhi tenaga kontrak berdasar analisis beban kerja (ABK). ‘’Kalau untuk pengisian guru, Insya Allah lewat PPPK. Karena ada aturan dari Kemendikbudristek tentang peralihan itu,’’ jelas Haris. (her/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/