alexametrics
29.2 C
Madiun
Tuesday, May 17, 2022

Pohon-pohon di Jalan Kartini Dicabuti, Diganti Tabebuya

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ruas Jalan Kartini sisi timur kini gersang. Lantaran pepohonan di sepanjang jalan 150 meter tersebut telah dicabuti. ’’Ada proyek pelebaran trotoar lanjutan dari Jalan Jawa, sekaligus nanti bakal ditanami pohon tabebuya,’’ kata Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas RTH, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Jemakir, Kamis (14/10).

Jemakir mengungkapkan, akar beberapa pohon sebelumnya, seperti sono, mangga, randu, dan flamboyan, merusak trotoar. Kondisi itu dikeluhkan oleh warga. ‘’Memang pohon-pohon itu rindang, tapi merusak. Satu pohon flamboyan dipindahkan ke Jalan Cokroaminoto,’’ ujarnya.

Sedangkan pohon tabebuya akarnya tidak merusak. Pun, yang ditanam nanti tabebuya yang telah berumur dua tahun. Sehingga, tidak ada akar yang tumbuh ke permukaan tanah. ‘’Sekelilingnya juga ada beton agar lebih rapi. Jadi, nanti lingkungannya berkualitas, rindang, indah, dan tidak merusak lingkungan,’’ paparnya.

Baca Juga :  PILKADES 2019: Bupati Isyaratkan Evaluasi Aturan Sendiri

Sebanyak 50 tabebuya jenis daun lebar dengan bunga warna pink, merah, dan putih bakal ditanam dengan jarak tiga meter antarpohon. Pohon didatangkan dari Kediri. ‘’Sebagian beli, sebagian sudah ada di tempat pembibitan Kota Madiun,’’ ungkapnya. (tr1/c1/sat/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Ruas Jalan Kartini sisi timur kini gersang. Lantaran pepohonan di sepanjang jalan 150 meter tersebut telah dicabuti. ’’Ada proyek pelebaran trotoar lanjutan dari Jalan Jawa, sekaligus nanti bakal ditanami pohon tabebuya,’’ kata Kabid Prasarana Sarana dan Utilitas RTH, PJU, dan Pemakaman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Madiun Jemakir, Kamis (14/10).

Jemakir mengungkapkan, akar beberapa pohon sebelumnya, seperti sono, mangga, randu, dan flamboyan, merusak trotoar. Kondisi itu dikeluhkan oleh warga. ‘’Memang pohon-pohon itu rindang, tapi merusak. Satu pohon flamboyan dipindahkan ke Jalan Cokroaminoto,’’ ujarnya.

Sedangkan pohon tabebuya akarnya tidak merusak. Pun, yang ditanam nanti tabebuya yang telah berumur dua tahun. Sehingga, tidak ada akar yang tumbuh ke permukaan tanah. ‘’Sekelilingnya juga ada beton agar lebih rapi. Jadi, nanti lingkungannya berkualitas, rindang, indah, dan tidak merusak lingkungan,’’ paparnya.

Baca Juga :  PPKM Level 3 Serentak Batal, Maidi: Libur Nataru di Kota Madiun Tetap Diketati

Sebanyak 50 tabebuya jenis daun lebar dengan bunga warna pink, merah, dan putih bakal ditanam dengan jarak tiga meter antarpohon. Pohon didatangkan dari Kediri. ‘’Sebagian beli, sebagian sudah ada di tempat pembibitan Kota Madiun,’’ ungkapnya. (tr1/c1/sat/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/