alexametrics
25.2 C
Madiun
Thursday, May 19, 2022

Migor Langka di Tingkat Eceran

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan satu harga minyak goreng (migor) di Kota Madiun tidak berjalan mulus. Tak hanya harga yang belum seragam, panic buying mengakibatkan komoditas tersebut mengalami kelangkaan di pasaran, terutama tingkat eceran.

‘’Kami tidak henti menyosialisasikan hingga tingkat kelurahan, tapi faktanya tetap saja terjadi (panic buying, Red),’’ ujar Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rasidi, Selasa (15/2).

Ansar menyebutkan, pihaknya juga telah menggandeng kepolisian untuk menelisik potensi penimbunan migor di tingkat distributor. Namun, indikasi tersebut tidak terbukti. ‘’Mungkin yang perlu dilakukan adalah pengawasan lebih dalam peredarannya,’’ kata Ansar.

Dia menambahkan, pemprov hari ini dijadwalkan menggelar operasi pasar. Namun, Ansar mengaku tidak mengetahui stok yang tersedia. Pun, dalam waktu dekat pemkot bakal melakukan operasi pasar lanjutan menggandeng Bulog. ‘’Sumber dananya dari mana, kami belum tahu,’’ tuturnya. (ggi/c1/isd/her)

Baca Juga :  Setengah Tahun, Dua Meninggal karena DBD

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kebijakan satu harga minyak goreng (migor) di Kota Madiun tidak berjalan mulus. Tak hanya harga yang belum seragam, panic buying mengakibatkan komoditas tersebut mengalami kelangkaan di pasaran, terutama tingkat eceran.

‘’Kami tidak henti menyosialisasikan hingga tingkat kelurahan, tapi faktanya tetap saja terjadi (panic buying, Red),’’ ujar Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Madiun Ansar Rasidi, Selasa (15/2).

Ansar menyebutkan, pihaknya juga telah menggandeng kepolisian untuk menelisik potensi penimbunan migor di tingkat distributor. Namun, indikasi tersebut tidak terbukti. ‘’Mungkin yang perlu dilakukan adalah pengawasan lebih dalam peredarannya,’’ kata Ansar.

Dia menambahkan, pemprov hari ini dijadwalkan menggelar operasi pasar. Namun, Ansar mengaku tidak mengetahui stok yang tersedia. Pun, dalam waktu dekat pemkot bakal melakukan operasi pasar lanjutan menggandeng Bulog. ‘’Sumber dananya dari mana, kami belum tahu,’’ tuturnya. (ggi/c1/isd/her)

Baca Juga :  Dua Jam, Enam Ton Migor Curah Ludes Diserbu Pelaku UMKM Magetan

Most Read

Artikel Terbaru

/