alexametrics
29.7 C
Madiun
Friday, May 13, 2022

DPRD Rekomendasikan ke Pemkot Madiun untuk Fokus pada Pemulihan Ekonomi

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kurva kasus Covid-19 semakin melandai. Tren itu disikapi kalangan wakil rakyat dengan merekomendasikan eksekutif agar fokus pada pemulihan ekonomi yang beberapa tahun terakhir terpuruk akibat terdampak pandemi.

‘’Rekomendasi kami fokus pada pemulihan ekonomi,’’ kata Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra dalam rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) wali kota Madiun 2021 kemarin (14/4).

Dia menyebutkan, sepanjang tahun lalu banyak program yang diluncurkan pemkot. Namun, hal itu belum sepenuhnya mampu mengatasi dampak pandemi. Salah satu indikatornya adalah melonjaknya angka kemiskinan, meski pertumbuhan ekonomi naik cukup signifikan. ‘’Kenaikan itu tidak berbanding lurus dengan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran,’’ ujarnya.

Andi Raya mengatakan, pihaknya merekomendasikan pemulihan ekonomi dengan fokus pada ketersediaan lapangan pekerjaan. Sebab, jika angka pengangguran terbuka masih tinggi, angka kemiskinan juga bertambah. Selain itu, pihaknya berharap pemerintah terus menggelontorkan jaminan penanganan sosial seperti bantuan sosial (bansos).

Baca Juga :  Perkara WDR dari Penyidik ke Kejaksaan

Sementara, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa kenaikan angka kemiskinan terjadi hampir di semua daerah dan menjadi masalah nasional. Sebab, pandemi mengakibatkan perputaran ekonomi seret hingga pendapatan masyarakat turun. ‘’Karena sektor di Kota Madiun mayoritas bidang jasa, otomatis selama pandemi banyak yang berhenti,’’ ujarnya.

Menurut Maidi, salah satu upaya untuk menekan angka kemiskinan adalah dengan cara mengerem laju kenaikan kasus Covid-19. Pun, dia bersyukur status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Madiun kini sudah turun ke level 1.

Dia meyakini, pandemi yang semakin mereda membuat ekonomi bakal berputar kembali dan bisa meningkatkan pendapatan warga. ‘’Kami terus membangun Kota Madiun agar banyak orang yang berkunjung ke sini,’’ tuturnya.

Pemkot, kata Maidi, juga bakal meningkatkan subsidi untuk masyarakat yang membutuhkan. Khususnya orang tua yang tidak lagi bekerja dan pendapatannya minim. ‘’Kami yakin angka kemiskinan akan berangsur turun,’’ ucapnya. (her/adv)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Kurva kasus Covid-19 semakin melandai. Tren itu disikapi kalangan wakil rakyat dengan merekomendasikan eksekutif agar fokus pada pemulihan ekonomi yang beberapa tahun terakhir terpuruk akibat terdampak pandemi.

‘’Rekomendasi kami fokus pada pemulihan ekonomi,’’ kata Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya Bagus Miko Saputra dalam rapat paripurna penyampaian rekomendasi DPRD atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) wali kota Madiun 2021 kemarin (14/4).

Dia menyebutkan, sepanjang tahun lalu banyak program yang diluncurkan pemkot. Namun, hal itu belum sepenuhnya mampu mengatasi dampak pandemi. Salah satu indikatornya adalah melonjaknya angka kemiskinan, meski pertumbuhan ekonomi naik cukup signifikan. ‘’Kenaikan itu tidak berbanding lurus dengan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran,’’ ujarnya.

Andi Raya mengatakan, pihaknya merekomendasikan pemulihan ekonomi dengan fokus pada ketersediaan lapangan pekerjaan. Sebab, jika angka pengangguran terbuka masih tinggi, angka kemiskinan juga bertambah. Selain itu, pihaknya berharap pemerintah terus menggelontorkan jaminan penanganan sosial seperti bantuan sosial (bansos).

Baca Juga :  Mengancam Keselamatan, DPRD Ponorogo Dorong Realisasikan Pengadaan Lift Baru

Sementara, Wali Kota Madiun Maidi mengatakan bahwa kenaikan angka kemiskinan terjadi hampir di semua daerah dan menjadi masalah nasional. Sebab, pandemi mengakibatkan perputaran ekonomi seret hingga pendapatan masyarakat turun. ‘’Karena sektor di Kota Madiun mayoritas bidang jasa, otomatis selama pandemi banyak yang berhenti,’’ ujarnya.

Menurut Maidi, salah satu upaya untuk menekan angka kemiskinan adalah dengan cara mengerem laju kenaikan kasus Covid-19. Pun, dia bersyukur status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Madiun kini sudah turun ke level 1.

Dia meyakini, pandemi yang semakin mereda membuat ekonomi bakal berputar kembali dan bisa meningkatkan pendapatan warga. ‘’Kami terus membangun Kota Madiun agar banyak orang yang berkunjung ke sini,’’ tuturnya.

Pemkot, kata Maidi, juga bakal meningkatkan subsidi untuk masyarakat yang membutuhkan. Khususnya orang tua yang tidak lagi bekerja dan pendapatannya minim. ‘’Kami yakin angka kemiskinan akan berangsur turun,’’ ucapnya. (her/adv)

Most Read

Artikel Terbaru

/