alexametrics
23.3 C
Madiun
Monday, May 23, 2022

Tambah Satu Positif Korona di Dagangan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus positif Covid-19 di Kecamatan Dagangan bertambah menjadi dua. Kamis (14/5) seorang warga Desa Sewulan, Dagangan, terkonfirmasi positif Covid-19. Penularannya dari klaster ponpes Temboro, Magetan.

Dengan demikian, total terdapat 15 kasus korona. Tujuh dari 15 kecamatan yang masih terbebas adalah Pilangkenceng, Sawahan, Madiun, dan Wonoasri. Juga Dolopo, Kare, dan Gemarang.

Jumlah kasus dari ponpes Temboro ada 10. Sisa lima lainnya merupakan klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. ‘’Wilayah yang ada pasien positif dan PDP (pasien dalam pengawasan, Red)-nya harus lebih disiplin dalam menjalankan physical distancing. Tidak ada kerumunan,’’ tegas Bupati Madiun Ahmad Dawami  dalam pers rilisnya.

Baca Juga :  Lima Hari, Dinkes Kota Madiun Tracing 512 Kontak Erat

Dari 15 kasus ini, pemkab menarik kesimpulan bahwa seluruh penularan berasal dari luar daerah. Karenanya, Kaji Mbing, sapaan akrab bupati, mengimbau warga tetap tinggal di rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak. ‘’Bagi yang punya saudara di perantauan diimbau tidak mudik. Seluruh kasus di Kabupaten Madiun berasal dari luar daerah,’’ paparnya.

Sementara, pasien korona baru itu pemuda berusia 18 tahun. Sebelum terkonfirmasi positif dari hasil tes swab, dia diketahui reaktif hasil tes cepat. (den/c1/cor)

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Kasus positif Covid-19 di Kecamatan Dagangan bertambah menjadi dua. Kamis (14/5) seorang warga Desa Sewulan, Dagangan, terkonfirmasi positif Covid-19. Penularannya dari klaster ponpes Temboro, Magetan.

Dengan demikian, total terdapat 15 kasus korona. Tujuh dari 15 kecamatan yang masih terbebas adalah Pilangkenceng, Sawahan, Madiun, dan Wonoasri. Juga Dolopo, Kare, dan Gemarang.

Jumlah kasus dari ponpes Temboro ada 10. Sisa lima lainnya merupakan klaster Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. ‘’Wilayah yang ada pasien positif dan PDP (pasien dalam pengawasan, Red)-nya harus lebih disiplin dalam menjalankan physical distancing. Tidak ada kerumunan,’’ tegas Bupati Madiun Ahmad Dawami  dalam pers rilisnya.

Baca Juga :  Lantai Bergelombang, Jembatan Branjangan Dikeluhkan

Dari 15 kasus ini, pemkab menarik kesimpulan bahwa seluruh penularan berasal dari luar daerah. Karenanya, Kaji Mbing, sapaan akrab bupati, mengimbau warga tetap tinggal di rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak. ‘’Bagi yang punya saudara di perantauan diimbau tidak mudik. Seluruh kasus di Kabupaten Madiun berasal dari luar daerah,’’ paparnya.

Sementara, pasien korona baru itu pemuda berusia 18 tahun. Sebelum terkonfirmasi positif dari hasil tes swab, dia diketahui reaktif hasil tes cepat. (den/c1/cor)

Most Read

Artikel Terbaru

/