alexametrics
24.3 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Hewan Kurban Tak Perlu Di-Swab

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menjelang Idul Adha, pemeriksaan hewan kurban digencarkan. Itu dilakukan untuk memastikan kondisinya sehat dan terhindar dari virus berbahaya yang bersifat zoonosis alias dapat menular ke manusia. Salah satunya antraks.

Pengecekan antemortem (sebelum disembelih) hewan kurban dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun di lapak-lapak pedagang. Sebelumnya, petugas DKPP telah melakukan pengecekan di sejumlah peternak. Salah satunya di Kelurahan Tawangrejo dan Rejomulyo, Kartoharjo.

Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun Herman Prakoso mengatakan, pemeriksaan menyasar fisik dan perilaku hewan sebelum disembelih. Termasuk asal-usulnya. Jika ditemukan indikasi penyakit, hewan wajib diobati dan dikarantina. Namun, sejauh ini hanya ditemukan gangguan pada mata. ‘’Itu termasuk wajar. Jadi, masih kategori bagus atau layak,’’ kata Herman, Kamis (15/7).

Baca Juga :  Gelar Lapak Mengaji Alquran di Tengah Keramaian

Herman menyatakan sampai dengan saat ini nihil temuan penyakit antraks. Sementara, swab test terhadap hewan kurban untuk memastikan terbebas dari infeksi Covid-19 dinilai tidak perlu dilakukan. Sebab, korona tidak termasuk kategori penyakit hewan. ‘’Covid-19 hanya untuk manusia,’’ tegasnya. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menjelang Idul Adha, pemeriksaan hewan kurban digencarkan. Itu dilakukan untuk memastikan kondisinya sehat dan terhindar dari virus berbahaya yang bersifat zoonosis alias dapat menular ke manusia. Salah satunya antraks.

Pengecekan antemortem (sebelum disembelih) hewan kurban dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun di lapak-lapak pedagang. Sebelumnya, petugas DKPP telah melakukan pengecekan di sejumlah peternak. Salah satunya di Kelurahan Tawangrejo dan Rejomulyo, Kartoharjo.

Kabid Pertanian DKPP Kota Madiun Herman Prakoso mengatakan, pemeriksaan menyasar fisik dan perilaku hewan sebelum disembelih. Termasuk asal-usulnya. Jika ditemukan indikasi penyakit, hewan wajib diobati dan dikarantina. Namun, sejauh ini hanya ditemukan gangguan pada mata. ‘’Itu termasuk wajar. Jadi, masih kategori bagus atau layak,’’ kata Herman, Kamis (15/7).

Baca Juga :  Indahnya Air Terjun Kedungprau Pacitan

Herman menyatakan sampai dengan saat ini nihil temuan penyakit antraks. Sementara, swab test terhadap hewan kurban untuk memastikan terbebas dari infeksi Covid-19 dinilai tidak perlu dilakukan. Sebab, korona tidak termasuk kategori penyakit hewan. ‘’Covid-19 hanya untuk manusia,’’ tegasnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/