alexametrics
23.9 C
Madiun
Friday, May 20, 2022

Wali Kota Maidi: Tidak Ada Lagi Bansos Dobel

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun memastikan tidak ada lagi penerima bantuan sosial (bansos) ganda. Itu setelah data dirapikan melalui validasi berbasis aplikasi website. Cukup memasukkan nomor identitas kependudukan (NIK), data by name by address serta jenis bantuan yang diterima muncul. Aplikasi itu dapat diakses siapa pun, kapan pun, dan di mana pun.

Terbaru, hasil validasi tersebut, 2.500-an data calon penerima bantuan dari pemkot terfilter. Data awal, terdapat 7.748 calon penerima sasaran yang akan digelontor bantuan. Sehingga, pemkot mendapat data valid warga yang belum tersentuh bantuan baik dari provinsi maupun pusat sekitar 5.000 calon penerima. ‘’Ini bantuan inisiatif dari kota, yang belum dapat dari pusat dan provinsi kita cover,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Minggu (15/8).

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Truk Sasak Pagar dan Pohon di Jalan Raya Ponorogo-Madiun

Menurut Maidi, aplikasi berbasis website itu sangat membantu. Sehingga, pemerintah segera mendapatkan data valid. Persoalan bantuan ganda dapat diantisipasi. Pun, bantuan lebih tepat sasaran. ‘’Ada aplikasi melalui NIK. Begitu dimasukkan, nanti ketahuan by name by address serta jenis bantuan yang diterima,’’ ujarnya. (kid/her)

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemkot Madiun memastikan tidak ada lagi penerima bantuan sosial (bansos) ganda. Itu setelah data dirapikan melalui validasi berbasis aplikasi website. Cukup memasukkan nomor identitas kependudukan (NIK), data by name by address serta jenis bantuan yang diterima muncul. Aplikasi itu dapat diakses siapa pun, kapan pun, dan di mana pun.

Terbaru, hasil validasi tersebut, 2.500-an data calon penerima bantuan dari pemkot terfilter. Data awal, terdapat 7.748 calon penerima sasaran yang akan digelontor bantuan. Sehingga, pemkot mendapat data valid warga yang belum tersentuh bantuan baik dari provinsi maupun pusat sekitar 5.000 calon penerima. ‘’Ini bantuan inisiatif dari kota, yang belum dapat dari pusat dan provinsi kita cover,’’ kata Wali Kota Madiun Maidi, Minggu (15/8).

Baca Juga :  Bawaslu Cium Indikasi Praktik Kecurangan di TPS, Mana Saja?

Menurut Maidi, aplikasi berbasis website itu sangat membantu. Sehingga, pemerintah segera mendapatkan data valid. Persoalan bantuan ganda dapat diantisipasi. Pun, bantuan lebih tepat sasaran. ‘’Ada aplikasi melalui NIK. Begitu dimasukkan, nanti ketahuan by name by address serta jenis bantuan yang diterima,’’ ujarnya. (kid/her)

Most Read

Artikel Terbaru

/