alexametrics
33.7 C
Madiun
Thursday, September 29, 2022

Cegah Vandalisme, Pemkot Madiun Hiasi Tembok Kosong dengan Mural

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tembok sisi selatan di sepanjang Jalan Rimba Dharma dipersolek dengan beragam mural. Pun, ditambah lampu LED. Pemural dari tim kreatif bentukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun butuh waktu seminggu untuk menggambar di tembok sepanjang 200-an meter itu.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kota Madiun Aang Marhaendra Budiono mengatakan bahwa mural ini sebagai media edukasi selain mempercantik kota. Temanya, Madiun Kota Sejuta Bunga. ‘’Tugas kami memang untuk membuat kota ini semakin indah dan cantik,’’ katanya kemarin (14/8).

Aang menambahkan, pihaknya bertahap mengecat tembok-tembok kosong yang kusam. Pengecatan akan menyesuaikan konteks bangunan dengan tema yang berbeda di setiap lokasi. ‘’Tembok-tembok kosong kami usahakan untuk dipercantik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  10 Bulan Amankan Perbatasan RI-PNG, 450 Prajurit Kembali ke Markas

Hingga saat ini, beberapa tembok bangunan kosong juga telah dimural. Antara lain, di Jalan H Agus Salim, Jalan Pahlawan, Jalan Semeru, dan Jalan Citandui. ‘’Ada beberapa bangunan terbengkalai kami repair untuk contoh. Temanya macam-macam. Ada Pahlawan Street Center, lingkungan hidup, ikon kota, juga flora dan fauna,’’ ungkapnya.

Pihaknya juga mobile mencari tembok-tembok kosong yang menjadi sasaran vandalisme. Coretan tak beraturan di tembok tersebut ditindas dan dicat ulang sebelum dimural. ‘’Selain mempercantik kota, menggambar tembok-tembok kosong juga untuk mengurangi aksi vandalisme,’’ jelasnya. (her/c1/sat)

KOTA, Jawa Pos Radar Madiun – Tembok sisi selatan di sepanjang Jalan Rimba Dharma dipersolek dengan beragam mural. Pun, ditambah lampu LED. Pemural dari tim kreatif bentukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Madiun butuh waktu seminggu untuk menggambar di tembok sepanjang 200-an meter itu.

Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Kota Madiun Aang Marhaendra Budiono mengatakan bahwa mural ini sebagai media edukasi selain mempercantik kota. Temanya, Madiun Kota Sejuta Bunga. ‘’Tugas kami memang untuk membuat kota ini semakin indah dan cantik,’’ katanya kemarin (14/8).

Aang menambahkan, pihaknya bertahap mengecat tembok-tembok kosong yang kusam. Pengecatan akan menyesuaikan konteks bangunan dengan tema yang berbeda di setiap lokasi. ‘’Tembok-tembok kosong kami usahakan untuk dipercantik,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kota Madiun Terbebas dari BAB Sembarangan

Hingga saat ini, beberapa tembok bangunan kosong juga telah dimural. Antara lain, di Jalan H Agus Salim, Jalan Pahlawan, Jalan Semeru, dan Jalan Citandui. ‘’Ada beberapa bangunan terbengkalai kami repair untuk contoh. Temanya macam-macam. Ada Pahlawan Street Center, lingkungan hidup, ikon kota, juga flora dan fauna,’’ ungkapnya.

Pihaknya juga mobile mencari tembok-tembok kosong yang menjadi sasaran vandalisme. Coretan tak beraturan di tembok tersebut ditindas dan dicat ulang sebelum dimural. ‘’Selain mempercantik kota, menggambar tembok-tembok kosong juga untuk mengurangi aksi vandalisme,’’ jelasnya. (her/c1/sat)

Most Read

Artikel Terbaru

/